Serangan Siber Masif Ancam Bank di Korea Selatan
Sejumlah bank besar di Korea Selatan mengalami kebocoran data akibat serangan siber yang diduga melibatkan teknologi kecerdasan buatan, dengan ratusan ribu data nasabah terancam bocor.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sejumlah institusi perbankan di Korea Selatan kini tengah menghadapi krisis keamanan siber setelah munculnya insiden kebocoran data yang melibatkan ratusan ribu nasabah. Komisi Layanan Keuangan (FSC) segera menggelar rapat darurat untuk merespons insiden tersebut, menyoroti adanya kerentanan sistem di beberapa bank, termasuk Shinhan Bank dan KB Kookmin Bank. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran luas terhadap integritas data pribadi dan keandalan infrastruktur digital di sektor keuangan negara tersebut.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, sekitar 25.000 data nasabah Shinhan Bank telah bocor, sementara informasi kartu kredit dari 119.000 pengguna Kookmin Bank juga tersebar. Hana Bank dilaporkan mengalami gangguan kecil setelah sistem penunjang penjualan mereka diretas. Pihak berwenang telah memerintahkan seluruh perusahaan keuangan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem IT yang terbuka dari luar, termasuk sistem yang tidak aktif digunakan, guna mengidentifikasi celah potensial dan memperkuat kontrol akses.
Investigasi sedang berlangsung intensif dengan melibatkan Badan Perlindungan Data Korea (KISA). Semua pihak terkait diminta segera melaporkan temuan ancaman siber dan berkoordinasi secara kolektif dalam merespons insiden. Selain itu, perusahaan diminta mengevaluasi kekuatan otentikasi dan memperbaiki kelemahan dalam sistem pengamanan. Pemerintah juga menegaskan akan memantau proses perlindungan konsumen dan mekanisme kompensasi, sambil menganalisis kebutuhan perbaikan regulasi ke depan.
Meski belum ada identifikasi pasti pelaku, dugaan kuat muncul bahwa serangan ini melibatkan alat otomatis berbasis kecerdasan buatan. Salah satu indikator yang ditemukan adalah teks dalam bahasa Mandarin pada server serangan yang menyebut ARTEX AI—sistem open-source untuk pengujian keamanan yang memanfaatkan agen otomatis. Meski belum terbukti digunakan dalam serangan, sejumlah pakar menilai kemungkinan besar teknologi AI telah dimanfaatkan untuk mengotomatisasi proses penemuan celah dan eksekusi serangan. Presiden Korea Selatan telah menekankan pentingnya investigasi menyeluruh terhadap kebocoran data di sektor publik dan swasta.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Temuan Arkeolog Ungkap Sekolah Muda Alexander Agung
Penemuan aula megah berlantai mosaik di Mieza, Yunani, diduga menjadi tempat pendidikan Alexander Agung bersama Aristoteles pada abad ke-4 SM.
9 Oktober 2026

Harga Minyak Dunia Melemah Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Harga minyak turun ke level US$103 per barel setelah Presiden AS menunda rencana serangan terhadap Iran hingga setelah pemilu, menurunkan ketegangan pasar.
9 Oktober 2026

Serangan Rudal Houthi Hancurkan Pesawat di Bandara Riyadh
Serangan rudal kelompok Houthi menghancurkan pesawat penumpang di Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, memaksa penutupan sementara fasilitas udara dan memicu pembatalan penerbangan internasional.
9 Oktober 2026

Pakistan Bantah Dukung Serangan Udara ke Houthi di Yaman
Islamabad secara tegas menolak laporan bahwa jet tempur negaranya melakukan operasi udara terhadap posisi Houthi di Yaman, menegaskan klaim tersebut sebagai informasi palsu.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Rokok Varian Baru Mulai Beredar di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Kolaborasi dengan Universitas 19 November dalam Pendidikan
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Warung Makan Sop Saudara di Kota Una-Una
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian BBM di Kabupaten Konawe Pondoideaha
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian Mobil Truk Menanti Pengisian Solar di SPBU Pondidaha, Konawe
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA
Tempat Nongkrong Paling Asik di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Penerimaan Pajak Capai Rp1,6 Puluhan Triliun di Pertengahan Tahun
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.20 WITA

Nomor Paspor Tetap Seumur Hidup Mulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.11 WITA

