Serangan Siber Ubah Kulkas Supermarket Jadi Oven Panas
Ratusan kulkas di supermarket Prancis mengalami kenaikan suhu hingga 50 derajat akibat serangan siber yang memanfaatkan kerentanan firmware lama.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.37 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 162x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Serangan siber berskala besar menimpa jaringan supermarket di Prancis, menyebabkan suhu kulkas melonjak hingga mencapai 50 derajat Celsius dalam waktu singkat. Insiden ini terjadi karena peretas berhasil mengeksploitasi kelemahan pada sistem pendingin yang terhubung ke jaringan, mengaktifkan fitur pencairan paksa secara jarak jauh. Akibatnya, makanan yang disimpan rusak secara massal, dan beberapa lokasi melaporkan risiko kebakaran akibat panas berlebih yang berlangsung sepanjang malam.
Kantor Kejaksaan Prancis mengonfirmasi bahwa serangan ini menargetkan perangkat pengelola suhu di sejumlah peritel makanan besar. Dalam laporan resmi, disebutkan bahwa perangkat yang menjadi sasaran diproduksi oleh perusahaan Denmark, Danfoss, dengan model AK-SM800 dan AK-SC355. Perusahaan tersebut mengakui adanya insiden yang memengaruhi sejumlah sistem, terutama yang masih menggunakan firmware versi lama yang telah dinyatakan tidak lagi didukung.
Dampak serangan terasa di berbagai jaringan ritel, termasuk Intermarché, Netto, Carrefour, Monoprix, dan Coopérative U, dengan jumlah gerai yang terdampak mencapai ratusan. Coopérative U melaporkan lebih dari 100 toko terkena imbas, sementara Carrefour menyebut 80 gerai terdampak dan Monoprix mencatat sekitar 5 persen dari 490 gerainya mengalami gangguan. E.Leclerc, jaringan terbesar di Prancis, juga dilaporkan terkena dampak, meski belum memberikan keterangan resmi.
Di luar Prancis, serangan serupa dilaporkan menyerang jaringan supermarket Belanda, termasuk Albert Heijn dan Delhaize di Belgia serta Luksemburg. Sistem digital seperti aplikasi belanja daring, label harga elektronik, dan layanan pengiriman sempat tidak berfungsi. Pemerintah Prancis telah memerintahkan Badan Keamanan Siber Nasional (ANSSI) untuk menyelidiki kasus ini dan berkoordinasi dengan lembaga keamanan siber Eropa lainnya guna mencegah penyebaran lebih luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

