Serangan Udara di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang
Serangan di Bandara King Khalid International Riyadh menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya, menyebabkan operasional bandara terhenti sementara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Serangan yang menghantam Bandara King Khalid International di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Sabtu (10/10), mengakibatkan gugurnya 12 nyawa dan menimbulkan luka pada lebih dari 300 orang. Insiden terjadi di area publik bandara, menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan memaksa pihak otoritas menghentikan sementara seluruh aktivitas penerbangan.
Korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta satu orang dari Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan. Kondisi korban yang terluka dilarikan ke sejumlah rumah sakit di sekitar kota untuk penanganan medis.
Hingga saat ini, kelompok Houthi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Namun, pihak berwenang menyatakan sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku dan mekanisme serangan.
Pihak otoritas bandara mengonfirmasi bahwa operasional penerbangan dibatasi sementara hingga seluruh area aman dan kondisi keselamatan terjamin. Rencana pemulihan infrastruktur dan pengecekan keamanan menyusul segera setelah evaluasi selesai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tiran Nusantara Grup dan Conch Tanda Tangani Kerja Sama Rp10 Triliun
Kerja sama strategis antara Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings disepakati di Tiongkok dengan investasi awal Rp10 triliun untuk sektor manufaktur dan energi hijau.
11 Oktober 2026

Serangkaian Penyerangan Sekolah Guncang Keamanan Polandia
Tiga insiden kekerasan di sekolah dalam sepekan memicu kekhawatiran nasional, dengan pelaku perempuan diamankan setelah melukai tiga orang di Warsaw.
11 Oktober 2026

Indonesia dan Malaysia Perkuat Kolaborasi Tangani Karhutla
Menlu Indonesia dan Malaysia memperkuat komunikasi untuk menangani dampak karhutla yang memengaruhi kesehatan dan lingkungan di kawasan.
11 Oktober 2026

Trump Dorong Ganti Pemimpin Ukraina Usai Kesepakatan Solar dengan Rusia
Desakan Trump agar Ukraina mengganti presiden muncul usai kesepakatan pelonggaran sanksi ekspor solar Rusia, yang dianggap mendukung Moskow dalam perang dan memicu reaksi keras dari Kyiv.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Adhi Karya Lepas Saham di Tol Jogja-Solo ke SMI
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.56 WITA

Kapolres Bogor Koordinasi Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.56 WITA

ECRL Malaysia Siap Beroperasi Tahun Depan, Rute Panjang 665 Kilometer
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.56 WITA

MRT Timur-Barat Lewati Kwitang, Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Ketiga
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.55 WITA

Universitas Pertama IKN Resmi Beroperasi dengan 48 Mahasiswa
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.55 WITA

Hakim Agung RI: IKN Tak Mangkrak, Progres Konsisten di Kawasan Yudikatif
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.55 WITA

Singapura Batalkan Penyitaan Dana, Tapi Pertahankan Sebagian untuk Kasus Korupsi Sawit
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.55 WITA

BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026, 17.55 WITA

