Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

SIAL Indonesia 2026 Dorong Ekspor Produk Mamin Melalui Jaringan Global

Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 siap jadikan wadah strategis bagi UMKM dan produsen lokal untuk menjalin kemitraan bisnis internasional dan ekspansi pasar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
SIAL Indonesia 2026 Dorong Ekspor Produk Mamin Melalui Jaringan Global📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 telah menyiapkan panggung bagi lebih dari 500 merek dari 13 negara dan wilayah untuk memperluas jaringan perdagangan dan investasi di sektor makanan dan minuman. Para peserta berasal dari Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, hingga Vietnam, menunjukkan komitmen kuat terhadap kolaborasi ekonomi regional dan global.

Acara yang digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 4–6 November 2026 ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga fokus pada pertemuan bisnis yang berdampak langsung. Managing Director SIAL Network ASEAN & India, Henri Tan, menegaskan bahwa tujuan utama adalah menciptakan kemitraan jangka panjang yang mendorong pertumbuhan ekonomi bagi pelaku industri, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, SIAL menyediakan ruang khusus bagi produsen lokal untuk berdiskusi langsung dengan pembeli, distributor, dan mitra strategis dari luar negeri. Akses ke pasar internasional dianggap sebagai kunci peningkatan daya saing produk dalam negeri, terutama dalam konteks persaingan global yang semakin ketat. Platform ini dirancang agar setiap pertemuan memiliki potensi konversi transaksi nyata.

Pameran ini juga mengintegrasikan sektor pendukung seperti transportasi dan logistik dengan penyelenggaraan bersamaan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026. Kolaborasi ini memungkinkan pelaku industri makanan dan minuman bertemu langsung dengan penyedia layanan logistik, teknologi rantai dingin, gudang, dan distribusi. Dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian UMKM semakin memperkuat peran SIAL sebagai wadah strategis dalam memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya