SIAL Indonesia 2026 Dorong Ekspor Produk Mamin Melalui Jaringan Global
Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 siap jadikan wadah strategis bagi UMKM dan produsen lokal untuk menjalin kemitraan bisnis internasional dan ekspansi pasar global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 telah menyiapkan panggung bagi lebih dari 500 merek dari 13 negara dan wilayah untuk memperluas jaringan perdagangan dan investasi di sektor makanan dan minuman. Para peserta berasal dari Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, hingga Vietnam, menunjukkan komitmen kuat terhadap kolaborasi ekonomi regional dan global.
Acara yang digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 4–6 November 2026 ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga fokus pada pertemuan bisnis yang berdampak langsung. Managing Director SIAL Network ASEAN & India, Henri Tan, menegaskan bahwa tujuan utama adalah menciptakan kemitraan jangka panjang yang mendorong pertumbuhan ekonomi bagi pelaku industri, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam kesempatan tersebut, SIAL menyediakan ruang khusus bagi produsen lokal untuk berdiskusi langsung dengan pembeli, distributor, dan mitra strategis dari luar negeri. Akses ke pasar internasional dianggap sebagai kunci peningkatan daya saing produk dalam negeri, terutama dalam konteks persaingan global yang semakin ketat. Platform ini dirancang agar setiap pertemuan memiliki potensi konversi transaksi nyata.
Pameran ini juga mengintegrasikan sektor pendukung seperti transportasi dan logistik dengan penyelenggaraan bersamaan Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026. Kolaborasi ini memungkinkan pelaku industri makanan dan minuman bertemu langsung dengan penyedia layanan logistik, teknologi rantai dingin, gudang, dan distribusi. Dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian UMKM semakin memperkuat peran SIAL sebagai wadah strategis dalam memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Cukai Minuman Manis Siap Berlaku Semester II 2027, Targetkan Penerimaan Rp1,7 Triliun
Pemerintah menargetkan penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan mulai semester kedua 2027 dengan proyeksi penerimaan negara sebesar Rp1,7 triliun.
9 Oktober 2026

9 Pantai Unik Bali untuk Nikmati Keindahan Alam dan Kuliner
Delapan destinasi pantai di Bali menawarkan panorama alam menakjubkan, aktivitas air, hingga pengalaman kuliner laut segar selama musim kemarau.
8 Oktober 2026

Yum Cha Hadir di Li Lian Park Hyatt Jakarta
Li Lian Park Hyatt Jakarta perkenalkan pengalaman Yum Cha, tradisi makan Kanton dengan dim sum segar tanpa batas dan suasana elegan.
8 Oktober 2026

Indonesia Puncaki Dunia Soal Jumlah Kedai Kopi
Indonesia menduduki posisi teratas global dengan lebih dari 461 ribu lokasi kafe dan warung kopi berdasarkan data pemetaan global hingga November 2025.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Peternak Diminta Langsung ke Mentan, Bukan Demo di Jalan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.44 WITA

Pemerintah Serap Utang Rp494,3 Triliun hingga September 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Produksi Padi Aman di Tengah El Nino, Pemerintah Perkuat Dukungan Lapangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Suahasil Jelaskan Fokus Kerja Tiga Wamenkeu
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Pembayaran Pensiun Langsung ke Rekening Dimulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Pernikahan Sara dan Demian Berakhir dengan Sepakat, Tanpa KDRT atau Orang Ketiga
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.37 WITA

Gugatan Hak Cipta Lagu "Bilang Saja" Kembali Didaftarkan ke PN Jakpus
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.36 WITA

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan 9 Jam, Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.36 WITA

