Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Slank Ajak Pemuda Situbondo Lawan Narkoba

Bupati Situbondo bersama Slank gelar sarasehan antisubstansi di tujuh kecamatan rawan narkoba, mengedukasi generasi muda melalui kampanye antinarkoba berbasis komunitas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Slank Ajak Pemuda Situbondo Lawan Narkoba📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan melibatkan tokoh musik Slank sebagai mitra strategis. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Pate Alos Besuki dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa, dan anggota komunitas pemuda, dengan fokus pada tujuh wilayah yang dinilai memiliki risiko tinggi terhadap peredaran narkoba, yaitu Banyuglugur, Besuki, Panarukan, Situbondo, Panji, Asembagus, dan Banyuputih.

Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan bahwa tren penyalahgunaan narkoba di daerah ini mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir. Data dari Satuan Reserse Narkoba Polres Situbondo mencatat 55 kasus terungkap antara Januari hingga pertengahan Desember 2025, melibatkan 62 tersangka. Dari jumlah tersebut, 29 kasus melibatkan sabu dan ganja, sedangkan 26 lainnya terkait peredaran obat keras berbahaya. Barang bukti yang disita mencapai 129 gram sabu, dua gram ganja, dan 147 ribu pil berlogo Y.

Kehadiran vokalis Kaka, drummer Bimbim, serta pemain bass Ivanka dalam acara ini dimaksudkan sebagai upaya memperkuat pesan antinarkoba melalui pendekatan kultural yang lebih dekat dengan generasi muda. Kaka menekankan pentingnya kesadaran menyeluruh terhadap ancaman narkoba, terlebih di wilayah pesisir yang rentan terhadap penyelundupan melalui jalur laut. Ia menilai bahwa meskipun peredaran narkoba tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, upaya penekanan harus terus dilakukan secara konsisten.

Dalam kesempatan itu, Kaka mengingatkan bahwa bentuk dan nama narkoba terus berubah, sehingga masyarakat, terutama pelajar dan pemuda, harus tetap waspada dan terinformasi. Ia menyampaikan harapan agar acara ini tidak hanya menjadi sekadar kampanye satu kali, tetapi menjadi awal dari budaya sadar antinarkoba yang berkelanjutan di kalangan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya