Stadion Taman Sari Jakarta Dijadikan Lokasi Fotografi karena Nuansa 'Brasil' Khas
Stadion Taman Sari di Jakarta Barat yang dikelilingi bangunan tua berusia puluhan tahun kini menjadi destinasi favorit anak muda untuk berfoto karena kesan visual mirip stadion sepak bola di Brasil.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Stadion Taman Sari, yang terletak di tengah permukiman padat di Jakarta Barat, kini menarik perhatian publik bukan hanya sebagai tempat berolahraga, tetapi juga sebagai lokasi pemotretan yang kian populer di kalangan generasi muda. Dikelilingi deretan bangunan tua berlapisan warna yang memudar dan tekstur dinding yang tak seragam, lapangan sepak bola di sana menampilkan nuansa unik yang disebut memiliki "vibes Brasil" oleh pengunjung.
Lahan yang kini menjadi stadion dulunya berupa rawa dan tanah kosong, kemudian dihibahkan oleh sebuah perkumpulan Tionghoa untuk keperluan olahraga. Penggunaan lapangan dimulai sejak tahun 1981, bahkan sempat menjadi lokasi syuting film bersama mendiang pelawak Dono Warkop pada 1982. Sebelumnya, stadion ini juga pernah menjadi markas dua tim sepak bola lokal, Persijabarat dan Tunas Jaya, sebelum pindah ke Stadion Cenderawasih.
Kesan visual yang khas—dengan warna hijau lapangan yang kontras dengan bangunan berlapis kuning dan hijau tua yang memudar—menjadi daya tarik utama. Banyak pengunjung, termasuk rombongan mahasiswa dari Depok, datang khusus untuk melakukan pemotretan di lokasi tersebut. Karena dinilai sebagai bagian dari identitas tempat, sejumlah warga meminta agar bangunan tidak dicat ulang demi menjaga keaslian suasana.
Menyadari potensi besar dari lokasi ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan akan meninjau langsung kondisi stadion. Salah satu fokus evaluasi adalah kemungkinan penambahan penerangan agar aktivitas olahraga bisa dilakukan hingga malam hari. Sejauh ini, sekitar 180 warga telah mengisi kuesioner terkait kebutuhan tersebut. Rano menegaskan bahwa penambahan fasilitas seperti penerangan memerlukan anggaran besar, sehingga perlu pertimbangan matang terkait kelayakan dan beban pemakai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jonatan Gagal Bawa Indonesia Unggul di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Jonatan gagal menang atas Kunlavut Vitidsarn, membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand dalam pertandingan semifinal badminton beregu putra Asian Games 2026.
23 September 2026

James dan Verdonk Resmi Bergabung, Timnas Indonesia Siap Hadapi ASEAN Cup 2026
Kedatangan Dean James dan Calvin Verdonk di Jakarta menyelesaikan keberangkatan pemain asing Timnas Indonesia, memastikan skuad lengkap menjelang kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026.
23 September 2026

Indonesia ke Semifinal Sepak Takraw Asian Games Usai Tundukkan Korea 3-0
Tim sepak takraw putra Indonesia melaju ke semifinal Asian Games 2026 setelah menundukkan Korea Selatan dengan skor 3-0 di pertandingan perempat final.
23 September 2026

Luluk Diana Raih Medali Perunggu di Debut Asian Games 2026
Luluk Diana Tri Wijayana meraih medali perunggu cabang angkat besi kelas 49 kg putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan total angkatan 191 kg.
23 September 2026
Berita Lainnya

Banjir Bandang Solok Tewaskan Satu Orang, 36 Warga Mengungsi
Rabu, 23 September 2026, 15.44 WITA
Delegasi Israel Mundur Saat Erdogan Soroti Kebijakan PBB
Rabu, 23 September 2026, 15.44 WITA

Trump Ucapan Terima Kasih ke Indonesia di PBB
Rabu, 23 September 2026, 15.43 WITA
Macron Tegaskan Kekerasan di Gaza dan Tepi Barat Picu Krisis Kemanusiaan
Rabu, 23 September 2026, 15.43 WITA
Media AS Boyot Liputan Langsung Acara Trump
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Ruben Onsu Dinyatakan Bebas dari Tuntutan Hukum Investasi
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Kayak Analytics Dorong Modernisasi Jaringan Listrik Indonesia dengan AI
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

Jenazah Kru Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu
Rabu, 23 September 2026, 15.42 WITA

