Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Stok BBM Nasional Aman, Distribusi Jadi Fokus Utama

Kementerian ESDM menegaskan stok BBM nasional masih aman, sementara fokus utama kini adalah perbaikan distribusi yang sempat mengganggu pasokan di sejumlah daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.27 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 56x dibuka
Stok BBM Nasional Aman, Distribusi Jadi Fokus Utama📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional saat ini berada dalam kondisi aman, dengan stok BBM bersubsidi jenis Pertalite atau RON 90 mencapai rentang 16 hingga 18 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa laporan dari Pertamina menunjukkan tidak ada ancaman kekurangan pasokan secara umum. Ia menegaskan bahwa kondisi ini menjadi dasar kepercayaan pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah.

Kendala utama yang muncul terjadi pada proses distribusi, terutama di wilayah terpencil seperti Bali, yang sempat menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU. Bahlil mengungkap bahwa permasalahan ini muncul akibat keterbatasan kapal pengangkut BBM dari Jawa Timur ke pulau-pulau terkait. Ia langsung menginstruksikan Pertamina untuk segera meningkatkan kapasitas armada kapal pengiriman guna mempercepat aliran BBM dan mencegah gangguan serupa di masa depan.

Upaya pemulihan telah menunjukkan hasil positif, khususnya di Bali. Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa distribusi kini mulai kondusif berkat penambahan pasokan melalui kapal pengangkut yang beroperasi secara bertahap pada 14 hingga 17 Oktober 2026. Dari total 57,9 juta liter BBM yang direncanakan, sekitar 19 juta liter telah tiba di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis. Sisa pasokan dijadwalkan tiba dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Untuk mendukung distribusi yang lebih cepat, Pertamina menyiagakan 108 mobil tangki dengan dukungan 465 awak. Terminal-terminal utama di Bali dioperasikan 24 jam nonstop, sementara 66 SPBU di Denpasar dan Badung juga dibuka selama 24 jam. Langkah ini bertujuan memperluas akses masyarakat dan mengurangi antrean. Perusahaan menegaskan bahwa upaya pemulihan akan terus dilanjutkan untuk memastikan pasokan BBM terus lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya