Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Suasana Haru Pemakaman Vokalis Legendaris Elpamas

Pemakaman vokalis rock Doddy Katamsi di Jakarta diwarnai isak tangis keluarga dan rekan sesama musisi, menyiratkan duka mendalam atas kepergian sosok yang dikenal hangat dan berdedikasi dalam dunia musik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.06 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 123x dibuka
Suasana Haru Pemakaman Vokalis Legendaris Elpamas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Prosesi pemakaman musisi rock Doddy Katamsi berlangsung dengan penuh kesedihan di TPU Komplek Hankam Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/10). Jenazah yang telah disalatkan secara berjemaah setelah salat Jumat di masjid terdekat, dibawa dari rumah duka di Limo, Depok, untuk dimakamkan. Suasana haru menyelimuti seluruh prosesi, terutama saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, di mana sejumlah kerabat, sahabat, dan sesama musisi tak mampu menahan tangis.

Putri almarhum, Chika, terlihat terpuruk saat menyaksikan sang ayah dimakamkan. Ia terus mengusap air mata sambil menatap peti mati yang perlahan ditutup. Dalam momen tersebut, keluarga dan kerabat berdatangan satu per satu untuk menaburkan bunga dan berdoa, mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan terakhir. Kepergian Doddy, yang meninggal dunia pada Kamis (15/10) pukul 13.15 WIB di RS Universitas Indonesia, Depok, meninggalkan duka yang dalam di kalangan komunitas musik Indonesia.

Doddy, yang bernama asli Doddy Keswara Kartikajaya, berusia 59 tahun saat wafat. Ia sempat menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit jantung dan ginjal, dengan kondisi memburuk hingga gagal bypass jantung. Sebelumnya, ia terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan alat bantu napas seperti ventilator. Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa kondisinya terus menurun dalam beberapa pekan terakhir sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Sebagai vokalis legendaris band Elpamas, Doddy dikenal tidak hanya sebagai pelantun lagu-lagu rock khas era 1980-an, tetapi juga sebagai sosok pendidik yang berpengaruh. Ia menjadi guru vokal bagi banyak vokalis dan solois besar di Tanah Air, serta pernah menjadi instruktur dalam berbagai ajang pencarian bakat televisi. Kepiawaiannya dalam membimbing teknik vokal membuatnya dihargai sebagai salah satu tokoh penting dalam pengembangan musik rock Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya