Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Suporter Persija Dilarang Hadir di Pertandingan Tandang hingga Pertengahan Musim

Persija Jakarta dikenai sanksi larangan kehadiran suporter away hingga pertengahan musim setelah insiden kerusuhan saat lawan Persita Tangerang di Banten International Stadium.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Suporter Persija Dilarang Hadir di Pertandingan Tandang hingga Pertengahan Musim📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komite Disiplin I.League resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Persija Jakarta pasca insiden kerusuhan yang terjadi pada pertandingan melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium. Keputusan tersebut diumumkan oleh CEO I.League, Ferry Paulus, dalam sidang yang berlangsung selama dua hari di kantor kompetisi. Sanksi mencakup larangan suporter Persija menghadiri semua pertandingan tandang hingga pertengahan musim Super League, termasuk enam laga away yang akan dilakoni klub.

Selain sanksi tersebut, Persita Tangerang juga mendapat hukuman karena gagal menjalankan kewajiban menjaga ketertiban dan keamanan di laga kandang. Panitia pelaksana pertandingan tuan rumah dikenai denda sebesar Rp40 juta. Sementara itu, Persija dikenai denda Rp30 juta karena pelanggaran terkait penggunaan petasan tiga kali dan pelemparan flare satu buah. Total denda yang harus dibayar oleh suporter Jakmania mencapai Rp60 juta, yang mencerminkan tingkat keparahan pelanggaran yang dilakukan.

Ferry Paulus menegaskan bahwa kedua tim, baik tuan rumah maupun tamu, dinilai turut bertanggung jawab atas ketidakamanan yang terjadi. Meski Persita sebagai tuan rumah dikenai sanksi denda dan larangan menghadirkan suporter tandang dalam laga kontra Persija, Persija tetap dihukum karena peran aktif suporter mereka dalam memicu eskalasi kerusuhan. Insiden bermula saat sejumlah suporter Persita mencopot bendera yang terpampang di dinding stadion, yang kemudian memicu reaksi dari kelompok suporter Persija.

Kerusuhan yang awalnya terbatas kemudian meluas dan mengganggu jalannya pertandingan secara keseluruhan. Video rekaman yang tersebar menunjukkan keributan yang terjadi di area tribun, menunjukkan adanya ketidakmampuan pengamanan yang memadai. Keputusan sanksi ini menjadi bentuk peringatan tegas bagi klub dan pendukung terhadap pentingnya menjaga ketertiban dalam kompetisi.

Tujuan dari sanksi adalah mendorong kesadaran kolektif para penggemar dan manajemen klub untuk menjaga kondusivitas di stadion. Dengan menegaskan konsekuensi hukum, pihak penyelenggara berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Larangan dan denda diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat, baik tim, suporter, maupun panitia pelaksana.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Olahraga

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.

24 Oktober 2026

Berita Lainnya