Suzuki Daftarkan Paten Mobil Listrik Kei Car e Sky di RI
Suzuki mendaftarkan paten desain mobil listrik kecil bernama e Sky di Indonesia, mengindikasikan rencana ekspansi pasar listrik di tanah air.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 12.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Suzuki Motor Corporation telah mendaftarkan desain paten mobil listrik berukuran kecil di Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran ini tercatat dengan nomor A00202604867 dan menampilkan sketsa kendaraan berbentuk kotak dengan desain yang khas, menunjukkan kemungkinan besar mobil tersebut adalah versi lokal dari model e Sky yang sebelumnya diperkenalkan di pasar Jepang.
Berdasarkan ciri khas desain, seperti lampu utama, logo tengah, dan grill bumper bawah, mobil dalam paten tersebut sangat mirip dengan e Sky, yang merupakan kei car listrik pertama dari Suzuki. Mobil ini lahir dari konsep Vision e Sky yang dipamerkan pada Japan Mobility Show 2025, dan kini telah memasuki tahap pendaftaran hak kekayaan intelektual di beberapa negara, termasuk Indonesia.
Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm, sesuai standar kei car. Desain bodi kotak dipertahankan, dengan lampu depan dan belakang menggunakan teknologi LED, serta DRL berbentuk huruf C sebagai ciri khas visual. Di bagian depan, terdapat kamera yang ditempatkan di area grill, sementara di bagian belakang terdapat wiper, kamera, dan rear spoiler.
Dalam interior, mobil dilengkapi dua layar digital—satu di tengah dasbor dan satu di depan pengemudi—serta fitur pendukung seperti automatic climate control dan Vehicle-to-Load (V2L). Pengoperasian kendaraan juga dilakukan melalui tombol di setir, sementara tuas pemilih mode berkendara ditempatkan di dasbor. Jarak tempuh yang ditawarkan mencapai 310 kilometer per pengisian daya, menunjukkan potensi efisiensi tinggi.
Saat ini, Suzuki Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait pendaftaran paten tersebut. Namun, keberadaan dokumen paten di sistem DJKI menandakan langkah strategis perusahaan untuk mempersiapkan peluncuran produk listrik di pasar Indonesia, sekalipun belum ada informasi resmi mengenai waktu peluncuran, harga, atau spesifikasi lengkap.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Respons Kritik Industri Otomotif Soal Iklim Usaha
Pemerintah menyatakan komitmen perbaikan iklim usaha di sektor otomotif pasca-menerima masukan dari pelaku industri dan mitra Jepang terkait perizinan, pembiayaan, serta TKDN.
21 September 2026

Automechanika Jakarta 2026 Siap Jadi Panggung Inovasi Otomotif Nasional
Pameran komponen otomotif internasional perdana di Indonesia akan berlangsung di PIK 2 pada September 2026 dengan partisipasi global dan fokus pada transformasi industri lokal.
21 September 2026

Omoway Ungkap Penyebab Gangguan Sensor Standar Samping pada Omo X
Gangguan pada motor listrik Omo X disebabkan gigitan tikus pada kabel sensor standar samping, bukan 'bug' sistem, setelah pemeriksaan menyeluruh oleh dealer.
21 September 2026

Indonesia Perluas Ekspor Otomotif Lewat 25 Perjanjian Dagang Global
Pemerintah memanfaatkan 25 perjanjian perdagangan internasional untuk memperluas akses pasar produk otomotif nasional ke lebih dari 100 negara.
20 September 2026
Berita Lainnya

Pramono Paparkan Strategi Transportasi Gratis Hadapi Kemacetan Jakarta
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Gibran Tegaskan Keprihatinan atas Kelakuan Karyawan SPPG Bantul
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

Penutupan Sementara GKPI Rajeg Usai Keributan Viral
Senin, 21 September 2026, 12.29 WITA

BGN Berhentikan Pegawai SPPG Usai Lecehkan Siswi Keracunan MBG
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

8 Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Divonis di PN Jakpus
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Bantuan Beras Perpanjangan Dukungan Daya Beli di Tengah Perlambatan Konsumsi
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

New York Siap Bantu Jakarta Rancang Obligasi Daerah
Senin, 21 September 2026, 12.28 WITA

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Beragam Per Jenama
Senin, 21 September 2026, 12.27 WITA

