Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom, Fokus Atasi Dampak Algoritma pada Komunikasi Pemerintah
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah dilantik, fokus pada antisipasi distorsi pesan akibat algoritma dan AI demi memperkuat komunikasi dua arah.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Syahganda Nainggolan resmi menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) setelah dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dalam kesempatan pertamanya, ia menyampaikan komitmen untuk memperkuat mekanisme komunikasi pemerintah di tengah transformasi digital yang pesat. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah dampak teknologi kecerdasan buatan (AI) dan algoritma terhadap penyebaran informasi, yang dinilai berpotensi memengaruhi akurasi dan kedekatan pesan dari kepemimpinan nasional ke publik.
Ia menegaskan bahwa algoritma bukan sekadar instrumen teknis, melainkan faktor krusial yang dapat menciptakan jarak antara pemikiran presiden dan masyarakat. Berdasarkan pemikiran sejarawan Yuval Noah Harari, Syahganda menyebut bahwa tantangan terbesar dalam komunikasi modern bukan hanya pada konten, tetapi pada bagaimana sistem digital memproses dan menyebarkan pesan. Untuk itu, Bakom akan membentuk tim khusus guna menganalisis bagaimana algoritma memengaruhi narasi publik dan memastikan pesan pemerintah tetap utuh dan relevan.
Komunikasi dua arah menjadi prinsip utama dalam pendekatan baru yang dijalankan. Syahganda menekankan pentingnya dialog intensif dengan media massa sebagai mitra strategis, bukan sekadar penerima pesan. Ia menilai bahwa komunikasi efektif harus mampu menyerap masukan dari masyarakat dan mengembalikannya ke dalam proses kebijakan. Dengan demikian, komunikasi pemerintah tidak hanya bersifat vertikal, tetapi juga inklusif dan responsif terhadap realitas sosial.
Di tengah munculnya narasi yang dikendalikan oleh AI, ia menyampaikan kekhawatiran terhadap distorsi informasi yang dapat merusak persepsi publik terhadap kebijakan dan visi kepemimpinan. Oleh karena itu, Bakom akan berupaya mengintegrasikan perkembangan teknologi dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tujuannya adalah menjaga integritas pesan presiden agar tidak terdistorsi oleh sistem otomatis yang tidak terkontrol.
Arah utama yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Syahganda adalah menjadikan komunikasi sebagai alat memperkuat persatuan nasional. Ia menekankan bahwa komunikasi pemerintah bukan sekadar penyampaian kebijakan, tetapi juga bagian dari membangun kesadaran kolektif dan solidaritas sosial. Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, Bakom berharap mampu menjembatani antara kebijakan strategis dan harapan rakyat di era digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila Diresmikan, Teknologi Dorong Edukasi Sejarah
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya dengan pendekatan edukasi berbasis teknologi imersif dan narasi sejarah terkini.
2 Oktober 2026

6 Langkah Praktis Raih Foto Profesional dari Ponsel
Mengoptimalkan kualitas foto dengan ponsel memerlukan teknik dasar yang tepat, bukan hanya spesifikasi perangkat.
2 Oktober 2026

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S12 Series, Hadirkan Performa Tinggi dan AI Terintegrasi
Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S12 Series di Indonesia pada 1 Oktober 2026 dengan dua varian flagship, dilengkapi chipset Dimensity 9500, layar AMOLED 120Hz, dan dukungan Galaxy AI.
2 Oktober 2026

Google Perkenalkan Gemini 4 Argon, Unggul dalam Tugas Kompleks
Google meluncurkan model AI terbaru, Gemini 4 Argon, yang diklaim mampu menangani beban kerja kompleks lebih efisien dibanding versi sebelumnya, meski belum ditetapkan kapan dirilis secara umum.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Wajib Sesuaikan Ketersediaan Air dan Listrik
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.09 WITA

Menteri Perindustrian Baru Diminta Perkuat Daya Saing dan Industri Padat Karya
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.09 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama AS untuk Kembangkan Hidrogen Bersih
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Pemerintah Kaji Pembebasan PPN untuk Outsourcing di Industri Tekstil
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres dan Ganti Kepala Bakom
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Reshuffle Kabinet Dorong Stabilitas Kebijakan Ekonomi
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Kemenhub Pertimbangkan Kapal Khusus Angkut Mobil Listrik
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.07 WITA

GOTO Jelaskan Teknikal Penyebab Volatilitas Saham
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.07 WITA

