Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Teknologi dan Ide Kecil Dorong Pertumbuhan Ekraf di Salatiga

Pelaku ekonomi kreatif di Salatiga menekankan pentingnya inovasi lokal yang dimulai dari ide sederhana dan didukung teknologi untuk menciptakan nilai ekonomi tinggi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Teknologi dan Ide Kecil Dorong Pertumbuhan Ekraf di Salatiga📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pengembangan ekonomi kreatif di Salatiga tidak selalu membutuhkan modal besar, melainkan didorong oleh kreativitas yang tumbuh dari lingkungan sehari-hari. Dyah Ayu Pitaloka, Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Salatiga, menegaskan bahwa sumber daya utama bukanlah dana, melainkan ide-ide inovatif yang muncul dari aktivitas sehari-hari, seperti pembuatan konten digital di kamar tidur, produksi karya seni di dapur, atau eksperimen kreatif menggunakan perangkat sederhana seperti laptop dan kamera.

Menurutnya, teknologi bukanlah hal asing yang jauh dari masyarakat, melainkan alat yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh siapa saja, terutama generasi muda. Dengan akses yang terbuka, ide-ide yang awalnya terkesan kecil dapat berkembang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, terutama jika didukung oleh ruang kolaborasi dan pendampingan yang tepat.

GEKRAFS Kota Salatiga berkomitmen untuk menjadi jembatan antara ide kreatif dan transformasi bisnis. Tugas utamanya adalah memastikan gagasan-gagasan inovatif tidak berhenti pada tahap konsep, tetapi dapat diwujudkan menjadi produk yang berkelanjutan dan mampu bersaing di pasar. Hal ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Upaya ini sejalan dengan visi pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi manusia dan teknologi secara optimal. Dengan pendekatan inklusif, GEKRAFS berharap dapat membuka akses bagi pelaku ekonomi kreatif, terutama dari kelompok yang selama ini kurang tersentuh oleh sistem ekonomi formal, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya