Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Telkom Perkuat Ekosistem AI Nasional Lewat Integrasi Infrastruktur dan Kolaborasi

Telkom mempercepat adopsi kecerdasan buatan dengan mengintegrasikan infrastruktur digital, data, talenta, dan kolaborasi lintas sektor dalam strategi terpadu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Telkom Perkuat Ekosistem AI Nasional Lewat Integrasi Infrastruktur dan Kolaborasi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Telkom Indonesia menggandeng berbagai sektor untuk mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara menyeluruh. Dalam acara Road to Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menekankan pentingnya pendekatan sistemik dalam pengembangan AI, bukan hanya fokus pada teknologi semata. Ia menyoroti bahwa dunia kini telah memasuki era implementasi nyata AI, di mana agentic AI mulai mengubah alur kerja dan menciptakan nilai baru di berbagai industri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Telkom Solution mengusung model AI stack terintegrasi yang dimulai dari fondasi infrastruktur digital, meliputi konektivitas serat optik, pusat data, dan kapasitas komputasi. Langkah ini dilanjutkan dengan layanan cloud, pengembangan model AI, hingga aplikasi praktis yang dapat diadopsi di sektor publik dan swasta. Integrasi ini dirancang agar perusahaan dapat mengakses solusi AI secara end-to-end, dari tahap pengolahan data hingga penerapan operasional.

Kesiapan infrastruktur, kualitas data, dan keberadaan talenta kompeten menjadi kunci keberhasilan ekosistem AI yang berkelanjutan. Veranita menegaskan bahwa inovasi teknologi harus diimbangi dengan dukungan dari semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan akademisi. Kolaborasi dianggap sebagai fondasi utama agar AI tidak hanya dikuasai oleh sebagian kecil, tetapi tumbuh secara inklusif dan berdampak luas bagi ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Telkom memperkenalkan berbagai layanan digital unggulan, seperti PaDi UMKM yang menghubungkan badan usaha milik negara dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta LinkAja sebagai solusi pembayaran digital. Keberadaan portofolio ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan solusi digital yang terukur dan responsif terhadap kebutuhan pasar.

Dengan visi membangun ekosistem AI yang berbasis lokal namun berdaya saing global, Telkom menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya bisa menjadi pengguna AI, tetapi juga pencipta solusi berbasis kebutuhan domestik. Langkah ini diarahkan untuk mendukung transformasi digital nasional, memperkuat daya saing ekonomi, serta memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat dan sektor usaha.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya