Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Temuan Arkeolog Ungkap Sekolah Muda Alexander Agung

Penemuan aula megah berlantai mosaik di Mieza, Yunani, diduga menjadi tempat pendidikan Alexander Agung bersama Aristoteles pada abad ke-4 SM.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Temuan Arkeolog Ungkap Sekolah Muda Alexander Agung📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Para arkeolog berhasil mengungkap struktur megah berusia sekitar 2.400 tahun di situs gymnasium kuno Mieza, di wilayah utara Yunani. Temuan ini muncul dari penggalian berkelanjutan di kompleks yang diperkirakan pernah menjadi pusat pendidikan bagi Alexander Agung saat masih muda. Di tengah reruntuhan, ditemukan ruang berlantai mosaik yang disinyalir menjadi area belajar utama, lengkap dengan sisa-sisa meja batu dan alat tulis berbentuk pena ukir.

Kompleks ini, yang mencakup lahan seluas 30 hektare, sebelumnya dikenal dengan arena olahraga, lintasan lari tertutup, dan pilar-pilar besar. Namun, penemuan terbaru menambah dimensi baru: area bernama Didaskaleion, atau “tempat mengajar”, yang diduga digunakan untuk pembelajaran filsafat dan ilmu pengetahuan. Dua ruang perjamuan mewah juga ditemukan di samping area belajar, dilengkapi ornamen rumit yang mirip desain istana Philip II di Aigai.

Temuan ini diperkuat oleh bukti-bukti arkeologis lain, termasuk empat pena ukir perunggu, pecahan tembikar kuno, koin klasik, serta fragmen wadah minyak zaitun suci dari Athena—komoditas langka pada masa Helenistik. Semua artefak menunjukkan akses terhadap sumber daya dan budaya elite, yang mengindikasikan bahwa pendidikan di Mieza bukan sekadar akademik, tetapi juga melibatkan pelatihan sosial dan etika.

Para ilmuwan percaya bahwa kompleks ini dibangun khusus oleh Raja Philip II untuk mendidik putranya dan anak-anak bangsawan Makedonia. Peneliti independen seperti Jeanne Reames dari University of Nebraska menyatakan bahwa semua petunjuk mengarah pada kesimpulan bahwa tempat ini memang menjadi lokasi pembelajaran Alexander muda. Ia optimistis bahwa ekskavasi lebih lanjut akan mengungkap lebih banyak fakta tentang kehidupan dan pembentukan karakter tokoh kunci sejarah dunia tersebut.

Penemuan ini bukan hanya mengungkap lokasi pendidikan masa kecil Alexander Agung, tetapi juga membuka wawasan mendalam tentang sistem pendidikan elit Makedonia pada abad ke-4 SM. Dengan menggabungkan latihan fisik, studi filsafat, dan pelatihan tata krama, kompleks Mieza menjadi simbol transformasi pendidikan yang membentuk seorang pemimpin dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya