Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Thailand Incar Kemenangan di King's Cup Usai Gagal di Dua Turnamen Besar

Timnas Thailand menatap King's Cup 2026 sebagai pelampiasan setelah harus puas sebagai runner-up di Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Thailand Incar Kemenangan di King's Cup Usai Gagal di Dua Turnamen Besar📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Timnas Thailand kini menatap kompetisi King's Cup 2026 sebagai kesempatan untuk memperbaiki catatan buruk setelah dua kegagalan berturut-turut meraih gelar utama. Kekalahan di final FIFA ASEAN Cup 2026, yang berakhir lewat adu penalti 2-4 setelah imbang 2-2 hingga babak tambahan, menjadi pukulan terberat bagi tim asuhan pelatih baru. Sebelumnya, mereka juga harus mengalahkan Vietnam di Piala AFF 2026, yang berakhir dengan gelar juara bagi tim asal Vietnam.

Turnamen yang dihelat oleh Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) akan digelar pada 9 hingga 17 November mendatang, dengan menghadirkan tiga tim tamu: Oman, Bahrain, dan Tajikistan. Laga ini menjadi ajang penting bagi timnas Thailand untuk meraih trofi di hadapan pendukung sendiri, sebagai bentuk pemulihan setelah dua kegagalan besar dalam kurun waktu singkat.

Wakil kapten tim, Sarach Yooyen, menyatakan kesiapannya untuk kembali tampil membela negara jika dipanggil. Ia menekankan pentingnya King's Cup sebagai peluang besar untuk mengukir kemenangan setelah rasa kekecewaan yang mendalam. “Ini adalah momen penting bagi kami untuk bangkit dan menunjukkan komitmen penuh kepada fans di kandang sendiri,” ujarnya.

Sarach juga memuji tingkat kompetitif FIFA ASEAN Cup 2026 yang dinilainya lebih tinggi dibandingkan Piala AFF 2026. Menurutnya, setiap negara yang berpartisipasi membawa tim terbaik, sehingga atmosfer pertandingan jauh lebih intens. Ia menilai ajang tersebut memberikan manfaat besar bagi persiapan tim secara teknis dan mental, sekaligus menjadi pembelajaran penting menuju kompetisi tingkat regional lainnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya