Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Thailand Siap Hadapi Timnas Indonesia yang Berubah Drastis

Kapten Timnas Thailand, Chanatip Songkrasin, menyatakan antusias menyongsong laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Indonesia, yang kini tampil dengan komposisi pemain naturalisasi dan perkembangan pesat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Thailand Siap Hadapi Timnas Indonesia yang Berubah Drastis📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapten Timnas Thailand, Chanatip Songkrasin, mengungkapkan rasa optimistis dan kegembiraan menyusul pertemuan kembali dengan Timnas Indonesia dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut pertandingan ini menjadi momen spesial setelah hampir tiga tahun absen dari laga melawan Garuda, terakhir kali terjadi pada final Piala AFF 2020. Songkrasin menekankan bahwa persaingan antar negara di kawasan ASEAN kini semakin ketat, dengan Indonesia menunjukkan transformasi signifikan dalam komposisi dan kualitas tim.

Dalam konferensi pers menjelang laga di Jakarta, Songkrasin menyoroti dominasi pemain naturalisasi di skuad Timnas Indonesia. Dari 23 pemain yang dipanggil untuk turnamen ini, 17 di antaranya merupakan pemain asal keturunan yang telah memperkuat tim secara permanen. Ia menilai perubahan ini mencerminkan strategi jangka panjang yang matang, dengan peningkatan kualitas individu yang terlihat dari performa di liga-liga profesional tingkat tinggi.

Pemain berusia 32 tahun itu mengakui bahwa kekuatan fisik dan teknis para pemain Indonesia kini jauh lebih unggul dibandingkan sebelumnya. Ia menyebut perkembangan ini bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga soliditas tim dan pendekatan taktis yang lebih matang. Songkrasin menegaskan bahwa meskipun timnya telah meraih kemenangan besar di masa lalu, kini Indonesia bukan lagi lawan yang bisa dianggap remeh.

Dari catatan pertemuan sebelumnya, Songkrasin mencatat dua gol dan satu assist saat menghadapi Indonesia, masing-masing dalam final leg pertama Piala AFF 2020 dan leg kedua Piala AFF 2016. Ia menilai bahwa pengalaman tersebut menjadi modal penting, tetapi tetap harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh. Ia menyebut laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian nyata atas evolusi sepak bola Indonesia dalam lima tahun terakhir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya