Tiga Pemain Tak Terbendung, Empat Tak Main di Ajang ASEAN Cup
Tiga pemain inti Timnas Indonesia tak pernah digantikan dalam FIFA ASEAN Cup 2026, sementara empat lainnya tidak mendapatkan kesempatan bermain karena kebijakan strategi pelatih.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam perjalanan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia menunjukkan komposisi pemain yang konsisten dan terstruktur. Tiga sosok utama—Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Joey Pelupessy—tampil tanpa pernah digantikan selama seluruh laga turnamen. Mereka menjadi tulang punggung sistem permainan yang diterapkan oleh pelatih John Herdman, menunjukkan keandalan dan kualitas yang tidak tergantikan dalam dinamika pertandingan.
Diks, kapten tim yang berasal dari Borussia Monchengladbach, tampil fleksibel di berbagai posisi—mulai dari full back hingga bek tengah dan bahkan winger. Keberadaannya sebagai pemimpin di lapangan dan kemampuan adaptasi strategis membuatnya menjadi fondasi utama pertahanan Indonesia. Sementara Baggott, dengan postur tinggi dan stamina tahan lama, menjadi andalan di lini belakang sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek sejajar, sering kali memengaruhi alur permainan lawan dengan keberadaannya di area krusial.
Pelupessy, di sisi lain, berperan sebagai pengatur ritme di lini tengah dengan kehadirannya yang tenang dan stabil. Meski tidak selalu menonjol secara statistik, kontribusinya terhadap keseimbangan dan kontrol permainan sangat berarti. Kehadiran tiga pemain ini menunjukkan kepercayaan besar dari pelatih terhadap komposisi yang telah terbukti efektif.
Namun, di balik keberhasilan tersebut, ada empat pemain yang tidak mendapatkan kesempatan tampil sama sekali. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Jordi Amat, Dion Markx, dan Rizky Eka Pratama. Alasannya beragam: Nadeo dipilih untuk tidak dimainkan karena kepercayaan pelatih terhadap Maarten Paes dan Emil Audero sebagai kiper utama. Jordi, meski masih berkualitas, diprioritaskan pemain muda dengan daya tahan lebih tinggi untuk menghadapi tekanan fisik. Dion Markx belum mendapat ruang karena dipilihnya Rizky Ridho sebagai bek pelapis utama, meski dipanggil untuk membangun kepercayaan diri. Sementara Rizky Eka, yang masuk tim karena cedera pemain lain, tidak dimainkan karena kebutuhan strategi dan kondisi fisik yang belum optimal.
Pemain lain yang tampil dalam empat pertandingan meski tak selalu bermain penuh, seperti Ole Romeny, Justin Hubner, Mitchell Baker, dan Calvin Verdonk, juga menjadi bagian dari komposisi tim yang dipilih secara selektif. Keputusan tersebut mencerminkan pendekatan pelatih yang fokus pada kualitas dan kesiapan fisik dalam menghadapi kompetisi bergengsi, bukan sekadar ketersediaan nama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PBSI Syukuri Emas Asian Games, Tegaskan Fokus Olimpiade 2028
PBSI merayakan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu di Asian Games 2026 dengan syukur, namun menekankan kerja keras tak berhenti demi target Olimpiade Los Angeles 2028.
7 Oktober 2026

Arteta Perpanjang Kontrak hingga 2030, Pimpin Era Kemenangan Arsenal
Arsenal resmi memperpanjang kontrak Mikel Arteta hingga Juni 2030 setelah sukses bawa klub juara Liga Inggris setelah 22 tahun.
7 Oktober 2026

MotoGP 2027 Tampilkan Format Baru dengan Dua Kualifikasi Utama
MotoGP 2027 menghadirkan perubahan signifikan, termasuk dua sesi kualifikasi untuk sprint race dan balapan utama, serta penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc.
7 Oktober 2026

H. Amir Resmikan Lapangan Voly di Konawe, Dukung Program Prabowo
H. Amir, Ketua DPP Partai Rakyat Indonesia bidang OKK, meresmikan lapangan voli di Konawe, Sulawesi Tenggara, sebagai bagian dari dukungan terhadap program olahraga Presiden Prabowo.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center AI Harus Seimbangkan Kebutuhan Publik dan Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Haji 2027: Biaya Pelunasan Turun Jadi Rp23 Juta Berkat Subsidi
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Indonesia Siap Raih Ekspor Nikel US$40 Miliar pada 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

550 WNI Ditahan di Kamboja Usai Operasi Anti-Penipuan Online
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.22 WITA

Mendagri Hadiri Taklimat Presiden untuk Perwira Tinggi TNI-Polri
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Indonesia Kaya Gas, Tapi Masih Impor LPG
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

Pemerintah Tegas Atur Penggunaan Kontraktor Lokal di Sektor Pertambangan
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

IMF Beri Pinjaman US$189 Juta untuk Atasi Krisis Ekonomi Papua Nugini
Rabu, 7 Oktober 2026, 21.21 WITA

