Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tim Boccia Indonesia Siap Tantang Paralimpiade 2028

Tim boccia Indonesia menorehkan tiga emas di Asian Para Games 2026, melampaui target awal dan memperkuat posisi untuk bertarung di Paralimpiade Los Angeles 2028.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Tim Boccia Indonesia Siap Tantang Paralimpiade 2028📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim boccia nasional kini memasuki fase persiapan matang menyongsong ajang Paralimpiade Los Angeles 2028, setelah menunjukkan performa luar biasa pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Koordinator Pelatih Islahuzzaman Nur Yadin menegaskan bahwa kondisi mental dan teknis atlet telah meningkat signifikan, dengan fokus pada uji coba kompetitif di tahun 2027 dan partisipasi dalam kejuaraan dunia serta regional sebagai langkah strategis.

Prestasi emas yang diraih tiga atlet Indonesia dalam nomor individu menjadi bukti kematangan tim. Handayani meraih emas di kelas BC1 putri, Gischa Zayana menyumbang emas dari kelas BC2 putri, sementara Felix Ardi Yudha menjadi juara di kelas BC2 putra. Ketiga medali emas ini tidak hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga menegaskan keunggulan sistem pelatihan yang telah diterapkan.

Pencapaian tersebut jauh melampaui target awal tim yang hanya menargetkan satu emas. Islahuzzaman menyebutkan bahwa pertandingan final berjalan ketat, dengan beberapa momen di mana atlet sempat tertinggal, namun mampu menunjukkan ketahanan psikologis dan konsentrasi tinggi untuk membalikkan keadaan. Keberhasilan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan menuju ajang global berikutnya.

Dengan tambahan tiga emas dari cabang boccia, Indonesia kini meraih delapan emas secara sementara, melebihi target tujuh emas. Lima emas lainnya berasal dari cabang renang, atletik, dan balap sepeda, termasuk dua emas dari Maulana Rifky Yavianda di nomor 100 meter gaya bebas dan punggung putra S12, emas I Kadek Dwi Purwana Yasa di lempar cakram F57 putra, Karisma Evi Tiarani di 100 meter T63 putri, serta Muhammad Fadli Imammuddin di nomor individual pursuit 4000 meter C4 putra.

Peluang untuk menambah medali emas masih terbuka lebar, dengan sejumlah atlet masih menunggu partai final dalam beberapa hari ke depan. Dengan kesiapan yang teruji dan mental tangguh, tim boccia Indonesia kini berada dalam posisi optimal untuk menatap kompetisi internasional besar di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya