Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tim Terpadu Perkuat Pengawasan BBM dan LPG di Kolaka

Tim terpadu mengintensifkan pengawasan distribusi pertalite dan LPG di Kolaka guna menangani kelangkaan dan mengurangi antrean masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Kolaka telah memperkuat sinergi lintas instansi melalui pembentukan tim terpadu guna mengendalikan distribusi bahan bakar minyak jenis pertalite serta gas elpiji (LPG) bersubsidi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kelangkaan yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah titik distribusi, terutama di wilayah pinggiran. Tim yang terdiri dari dinas terkait, satuan polisi pamong praja, dan pihak pengelola BBM bersubsidi bertugas memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan merata.

Dalam operasionalnya, tim melakukan pemantauan langsung ke agen penyalur dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengecek ketersediaan stok dan kelengkapan dokumen distribusi. Setiap pelanggaran terhadap peraturan, seperti penimbunan atau penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET), akan segera ditindak tegas. Hasil pemantauan menunjukkan peningkatan ketersediaan pertalite di 80 persen SPBU dan penurunan antrean hingga 60 persen dalam dua minggu terakhir.

Kepala Dinas Perdagangan Kolaka menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan energi bagi masyarakat. “Kami terus memastikan bahwa distribusi tidak terganggu dan masyarakat bisa mengakses bahan bakar sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu lama,” ujar dia. Penyempurnaan sistem pelaporan juga dilakukan agar setiap keluhan bisa segera ditindaklanjuti.

Kegiatan ini akan berlangsung secara rutin hingga kondisi pasar kembali normal dan distribusi berjalan stabil. Tujuan utamanya adalah mencegah praktik tidak sehat seperti penimbunan atau penyalahgunaan kuota subsidi, serta memastikan keadilan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya