Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TMMIN Perkuat Ekspor Otomotif Lewat FTA dan Inovasi Produk

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mencatat ekspor lebih dari 3 juta unit sejak awal produksi, dominasi pasar global didukung pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas dan pertumbuhan ekspor kendaraan elektrifikasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 09.11 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
TMMIN Perkuat Ekspor Otomotif Lewat FTA dan Inovasi Produk📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperkuat posisinya sebagai pelaku ekspor utama sektor otomotif nasional dengan mencatatkan lebih dari 3 juta unit kendaraan hasil produksi dalam negeri yang dikirim ke lebih dari 100 negara sejak awal operasional. Capaian ini menjadi bukti nyata atas peran strategis Indonesia dalam jaringan produksi dan rantai pasok global, khususnya di sektor kendaraan bermotor. Peningkatan volume ekspor didukung oleh pemanfaatan fasilitas perdagangan bebas yang telah disepakati antara Indonesia dengan mitra dagang seperti Jepang, negara-negara ASEAN, dan Uni Emirat Arab, termasuk skema khusus bebas bea seperti USDFS dan ATIGA.

Pada periode Januari-September 2026, ekspor mobil utuh (CBU) dari Indonesia secara keseluruhan turun 2,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun ekspor kendaraan Toyota justru tumbuh 2,5 persen menjadi 223.696 unit. Dengan total ekspor nasional sebesar 371.260 unit, produk Toyota menyumbang sekitar 60,2 persen dari total ekspor mobil utuh dari Tanah Air. Kenaikan ini menjadi bukti keunggulan kompetitif produk lokal yang mampu bertahan di tengah tekanan pasar global. Pertumbuhan ekspor didorong oleh permintaan yang meningkat dari kawasan Amerika sebesar 14,3 persen dan Asia 3,5 persen, meski terjadi penurunan permintaan dari Timur Tengah sekitar 16 persen.

Model Avanza dan Veloz menjadi kontributor utama ekspor Toyota selama sembilan bulan pertama tahun ini dengan total 48.425 unit, disusul Raize (39.001 unit) dan Yaris Cross (32.447 unit). Produk-produk tersebut dikembangkan dan diproduksi secara lokal untuk memenuhi permintaan domestik sekaligus pasar internasional, termasuk di segmen A dan B yang menjadi andalan ekspor. Di sisi lain, ekspor kendaraan elektrifikasi juga menunjukkan tren positif, dengan peningkatan signifikan pada model Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV yang mencapai 25.752 unit—naik 63,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Prestasi ini mendapat pengakuan melalui penganugerahan Primaniyarta Awards 2026 kategori Eksportir Pemanfaat FTA, yang diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso di ICE BSD. TMMIN menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk, serta memperkuat peran Indonesia sebagai pusat produksi otomotif regional dan global. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan produk, diversifikasi pasar, dan optimalisasi kebijakan perdagangan yang berlaku.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya