Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tom Cruise: Emosi Manusia Tak Bisa Direplikasi AI di Sinema

Aktor top dunia menegaskan keaslian emosi dalam film tetap tak tergantikan oleh kecerdasan buatan, meski teknologi berkembang pesat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 23.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tom Cruise: Emosi Manusia Tak Bisa Direplikasi AI di Sinema📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tom Cruise kembali menegaskan posisinya dalam perdebatan global soal peran kecerdasan buatan di industri perfilman, menyatakan bahwa emosi manusia dalam karya sinematik tak akan pernah bisa direplikasi oleh teknologi. Pernyataan itu disampaikannya dalam sesi BAFTA: Life in Pictures di London, di hadapan para tokoh film dan pemandu acara Edith Bowman. Ia menekankan bahwa audiens tetap menginginkan pengalaman menonton yang otentik, bukan hasil manipulasi digital semata.

Cruise menilai bahwa antusiasme penonton, terutama generasi muda, yang memadati bioskop saat rilis film blockbuster menjadi indikator kuat bahwa publik masih merindukan karya yang dibangun dari ketulusan dan dedikasi manusia. Ia menekankan bahwa teknologi, meski tak bisa dihindari, tidak boleh menggantikan peran manusia dalam proses kreatif. "Orang-orang ingin melihat sesuatu yang nyata," tegasnya, menekankan pentingnya menjaga keaslian seni dalam produksi film.

Dalam konteks yang lebih luas, sikap tegas Cruise terhadap ancaman AI bukan hal baru. Ia pernah menjadi salah satu tokoh paling vokal saat serikat aktor SAG-AFTRA menggelar mogok kerja pada 2023, mendukung regulasi ketat guna melindungi pekerja seni dari eksploitasi teknologi. Ia menilai bahwa keberadaan AI dalam produksi harus dibatasi agar tidak merusak nilai-nilai kreatif dan profesi di balik layar.

Pria berusia 64 tahun ini juga membagikan ekspektasi tinggi terhadap film terbarunya, Digger, yang disutradarai Alejandro González Iñárritu. Ia mengungkapkan bahwa dirinya meminta sang sutradara membacakan seluruh naskah dua malam berturut-turut sebelum memutuskan bergabung, karena merasa proyek ini merupakan karya paling orisinal dan emosional dalam kariernya. Digger akan tayang pada 2 Oktober, mengisahkan tokoh taipan minyak yang berjuang mencegah bencana lingkungan akibat tindakannya sendiri.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Huang Bantah Isu Kiamat AI: Tidak Ada Bukti Ilmiah
Teknologi

Huang Bantah Isu Kiamat AI: Tidak Ada Bukti Ilmiah

CEO Nvidia, Jensen Huang, menolak anggapan bahwa kecerdasan buatan akan mengancam kelangsungan manusia sebelum 2030, menyebut prediksi tersebut tidak berdasar dan berpotensi menakut-nakuti publik secara tidak bertanggung jawab.

23 September 2026

Berita Lainnya