Trump Janjikan Eksplorasi Minyak Besar di Greenland
Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana eksplorasi besar-besaran minyak, gas, dan mineral di Greenland, yang disebut sebagai bagian dari kampanye menjelang pemilu paruh waktu.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana pembukaan eksplorasi skala besar terhadap sumber daya mineral, minyak, dan gas di wilayah Greenland. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, menekankan potensi besar yang tersedia di pulau otonom Denmark tersebut. Meski tidak merinci mekanisme atau jadwal pelaksanaan, pernyataan ini menggambarkan visi ekonomi energi yang lebih mandiri bagi AS.
Namun, realitas geografis dan politik di Greenland jauh dari mendukung implementasi cepat. Iklim ekstrem, minimnya infrastruktur, serta larangan sementara penerbitan izin pertambangan minyak dan gas yang diberlakukan sejak 2021 menjadi penghambat utama. Pemerintah lokal menekankan prioritas perlindungan lingkungan dan keberlanjutan, terutama dalam konteks krisis iklim global yang kian memburuk.
Pernyataan Trump dinilai sebagai bagian dari strategi politik menjelang pemilu paruh waktu November mendatang. Kenaikan harga energi akibat ketegangan geopolitik, khususnya konflik AS-Iran, telah memengaruhi daya beli masyarakat, terutama kalangan pekerja. Dengan mengangkat isu energi, Trump berupaya menanggapi kekhawatiran publik dan memperkuat posisi Partai Republik dalam kontestasi politik.
Pemerintah Greenland sendiri menanggapi dengan sikap realistis. Naaja H. Nathanielsen, perwakilan Greenland di parlemen Denmark, menyatakan bahwa pernyataan tersebut tidak mengejutkan, mengingat gaya komunikasi presiden AS yang sering menekankan ambisi besar. Ia menegaskan bahwa proyek ekstraksi sumber daya di wilayah tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun, bahkan dalam kondisi ideal. Menurutnya, solusi cepat atas krisis energi tidak mungkin ditemukan di Greenland.
Greenland memiliki potensi besar dalam mineral tanah jarang yang krusial untuk teknologi modern seperti baterai, energi terbarukan, dan perangkat elektronik. Saat ini, dominasi pasokan berasal dari China, yang menjadi fokus strategi Trump untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Namun, ekstraksi sumber daya ini tetap menghadapi tantangan teknis besar, termasuk lokasi yang tertutup es Arktik dan kompleksitas geologi yang tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

