Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

UIN Kendari Gelar Studi Banding dengan MTsN 1 Kendari

Universitas Islam Negeri Kendari menyelenggarakan kunjungan studi riset bersama MTsN 1 Kendari untuk memperkuat kolaborasi pendidikan dan pengembangan kurikulum.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.30 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari menyambut kedatangan tim dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari dalam rangka kegiatan studi banding dan riset pendidikan. Kegiatan ini menjadi momen strategis untuk mempererat kerja sama antar lembaga pendidikan di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengelolaan kurikulum. Kunjungan dilakukan secara langsung di kampus UIN Kendari, dengan fokus pada praktik terbaik di bidang pendidikan Islam dan pengembangan sumber daya manusia.

Selama kunjungan, tim MTsN 1 Kendari mengikuti paparan mengenai sistem pendidikan berbasis digital, implementasi kurikulum merdeka di lingkungan perguruan tinggi, serta inovasi dalam penilaian pembelajaran berbasis kompetensi. Diskusi juga menyentuh aspek pengembangan karakter melalui program kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler yang telah terintegrasi dalam kurikulum. Kegiatan ini dirancang untuk menjadi bahan refleksi dan penyempurnaan kebijakan pendidikan di tingkat madrasah.

Kepala MTsN 1 Kendari menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk mengikuti perkembangan pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas satuan pendidikan sebagai bentuk respons terhadap tuntutan reformasi pendidikan nasional. Dengan memahami pendekatan UIN Kendari dalam pengelolaan akademik dan pengembangan kelembagaan, pihaknya berharap dapat menerapkan model yang adaptif dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.

UIN Kendari menilai kunjungan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Sulawesi Tenggara. Pihak kampus menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan lain, terutama dalam penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan yang berbasis data dan kebutuhan aktual. Tujuan akhirnya adalah menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya