Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Veda Ega Perkuat Posisi di Klasemen Moto3

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama finis keenam di Grand Prix Indonesia, menambah poin penting dan menempatkan diri di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 115 poin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Veda Ega Perkuat Posisi di Klasemen Moto3📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pembalap muda berusia 17 tahun, Veda Ega Pratama, menunjukkan konsistensi tinggi dalam balapan Grand Prix Indonesia di sirkuit Mandalika, Minggu (11/10). Meski tak naik podium, ia mampu menyelesaikan balapan dari posisi start ketujuh dan finis di urutan keenam, mengamankan sepuluh poin penting bagi perjuangannya di musim debut di kelas Moto3 2026. Hasil ini memperkuat posisinya sebagai satu-satunya pembalap Honda yang berada dalam sepuluh besar klasemen sementara.

Kinerja Veda di Lombok menjadi cerminan dari perkembangan signifikan sepanjang paruh pertama musim. Setelah start dari grid ke-17 di Jerez dan menyalip 11 pembalap untuk finis keenam, ia kembali menunjukkan kemampuan menyerang dan menjaga posisi di balapan yang tak terlalu menuntut risiko. Di Sachsenring, ia juga mampu naik lima peringkat dari posisi 13, menunjukkan adaptasi cepat terhadap kondisi lintasan dan strategi balap.

Prestasi ini jauh melampaui ekspektasi awal, yang hanya menargetkan pengumpulan poin secara konsisten. Setelah finis kelima di Buriram, tiga pekan sebelumnya, dan meraih podium ketiga di Goiania, Brasil, Veda bahkan sempat menduduki peringkat kelima klasemen. Kini, dengan lima seri tersisa, ia berada dalam posisi strategis untuk menentukan arah kompetisi bagi tim Honda dan dirinya sendiri menuju musim 2027.

Ketahanan mental dan kecepatan balap yang konsisten menjadi ciri khas perjalanan Veda. Ia mampu menjaga performa tanpa insiden besar, meski di beberapa balapan, seperti di Austin dan Assen, kehilangan posisi akibat kejatuhan saat mengejar grup depan. Namun, pola ini justru menunjukkan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali.

Kehadiran Veda di ajang balap kelas dunia telah mengubah dinamika antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga motor. Menonton balapan Moto3 kini menjadi momen yang dinantikan, sejalan dengan tradisi kecintaan terhadap balap motor yang sejak lama dianut publik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya