Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Veda Ega Siapkan Modal Positif di Sirkuit Motegi

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menatap balapan Moto3 Jepang dengan semangat tinggi berkat kenangan manis dari dua kemenangan di Idemitsu Asia Talent Cup 2023.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Veda Ega Siapkan Modal Positif di Sirkuit Motegi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Veda Ega Pratama, pembalap asal Gunungkidul, kembali menghadapi balapan di Sirkuit Motegi dengan bekal kenangan positif yang menjadi motivasi utama. Dua kemenangan beruntun dalam ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023 di lintasan yang sama menjadi fondasi keyakinan dirinya untuk kembali bersaing di level internasional. Ia menekankan pentingnya pengalaman langsung di trek tersebut, yang memungkinkan adaptasi lebih cepat dan peningkatan strategi balapan.

Kemenangan pertama terjadi saat Veda mampu menyusul lawan di tengah persaingan ketat, menjaga kecepatan stabil hingga memastikan posisi terdepan. Pada race kedua, ia kembali tampil konsisten, menjaga jarak dengan rival dan menuntaskan balapan dengan finis pertama. Kedua kemenangan itu tidak hanya membawa gelar juara IATC 2023, tetapi juga menggetarkan suara lagu Indonesia Raya di Motegi, mencatat sejarah bagi dunia balap motor Indonesia.

Kini, Veda memasuki babak baru sebagai peserta Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia. Ia menyebut Moto3 Jepang sebagai titik awal penting dalam rangkaian balapan Asia, yang disusul oleh GP Indonesia dan Australia. Meski mengakui tantangan besar, ia tetap berkomitmen untuk menunjukkan performa terbaik, bekerja keras bersama tim, dan berupaya kembali bersaing di barisan depan.

Sesi balapan di Motegi dimulai pada Jumat, 2 Oktober, dengan Free Practice 1 (FP1) pukul 07.00 WIB, diikuti sesi latihan selanjutnya pukul 11.15 WIB. Sabtu, 3 Oktober, menjadi hari krusial dengan FP2 pukul 06.40 WIB, sebelum dilanjutkan kualifikasi pada sore hari. Veda menilai waktu balapan yang berbeda dari Eropa sebagai tantangan baru, tetapi tetap optimistis dapat mengoptimalkan setiap sesi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya