Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Veda Ega Terpaut dari Hakim Danish di FP2 Moto3 Jepang

Pembalap Indonesia Veda Ega finis ke-14 dalam latihan bebas kedua Moto3 Jepang, tertinggal tiga posisi dari rekannya Hakim Danish yang berada di urutan ke-11.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Veda Ega Terpaut dari Hakim Danish di FP2 Moto3 Jepang📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakhiri sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto3 Jepang 2026 pada posisi ke-14 di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10). Performa ini membuatnya berada tiga tingkat di bawah rekan satu timnya, Hakim Danish, yang menempati urutan ke-11. Meski sempat masuk delapan besar pada awal sesi, Veda gagal memperbaiki waktu putarannya dalam kesempatan terakhir, sehingga harus puas dengan posisi tersebut.

Sesi FP2 yang berlangsung dalam kondisi kompetitif ketat menampilkan pergantian pimpinan waktu secara cepat. Awalnya, Brian Uriarte menjadi yang tercepat dengan catatan 1 menit 55,931 detik. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama, lantaran Alvaro Carpe kemudian mengambil alih pimpinan, diikuti Maximo Quiles yang kemudian menguasai sesi selama beberapa menit. David Alamansa sempat unggul sebelum kembali digeser Quiles, yang akhirnya menjadi yang tercepat di sesi ini.

Klasemen sementara Moto3 2026 menunjukkan Veda Ega berada di posisi kedelapan dengan 100 poin, sedangkan Hakim Danish berada di urutan ketujuh dengan 101 poin. Kedua pembalap kini mempersiapkan diri untuk sesi kualifikasi yang menjadi penentu posisi start utama dalam balapan. Kualifikasi menjadi momentum penting bagi Veda untuk mengejar performa terbaik guna memperbaiki posisi dan bersaing di barisan depan.

Pencapaian ini menjadi evaluasi penting setelah sebelumnya Veda finis ke-16 dalam FP1, lalu mampu naik ke posisi ke-8 dalam sesi latihan bebas sebelumnya. Dengan hasil yang cukup stabil, tim Honda Team Asia berharap pembalap muda berusia 19 tahun itu bisa mempertahankan konsistensi dan menunjukkan potensi maksimal di babak kualifikasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya