Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Veda Ega Ungguli Hakim Danish di Klasemen Moto3 Jepang

Veda Ega finis ke-11 di Moto3 Jepang, mengungguli Hakim Danish yang berada di posisi ke-12, menyamakan poin di angka 105, namun kalah posisi karena kemenangan sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Veda Ega Ungguli Hakim Danish di Klasemen Moto3 Jepang📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan performa lebih baik dari rekannya, Hakim Danish, dalam balapan Moto3 di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10). Dengan finis di posisi ke-11, Veda Ega mengumpulkan lima poin, sedangkan Hakim Danish yang menempati posisi ke-12 meraih empat poin. Hasil ini membuat keduanya sama-sama mengoleksi 105 poin, namun Hakim Danish tetap berada di peringkat ketujuh karena memiliki satu kemenangan di seri sebelumnya, yakni di MotoGP Ceko.

Keunggulan ini menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega, karena sebelumnya dalam tiga seri sebelumnya, ia selalu berada di bawah catatan prestasi Hakim Danish. Kemenangan kecil ini menutup tren negatif dan memperbaiki posisi kompetitif dalam persaingan klasemen. Sementara itu, posisi teratas masih dikuasai Maximo Quiles yang tetap kokoh di puncak dengan 326 poin, meski hanya menjadi runner-up di balapan Jepang.

David Almansa, sang pemenang balapan di Motegi, kini naik ke posisi kedua dengan 199 poin, menggeser Alvaro Carpe yang berada di urutan ketiga dengan 191 poin. Almansa kini terpaut 127 poin dari Quiles, jarak yang masih cukup lebar namun terbuka bagi pertarungan ketat hingga akhir musim. Dengan enam seri tersisa, Quiles hanya perlu mengumpulkan 24 poin lagi untuk memastikan gelar juara dunia, bahkan secara matematis berpotensi mengunci gelar di MotoGP Mandalika pekan depan jika mempertahankan selisih poin minimal 125 dari posisi kedua.

Klasemen terkini setelah seri Jepang menunjukkan dominasi Quiles di puncak, sementara persaingan di posisi bawah tetap ketat. Veda Ega dan Hakim Danish kini berada di level poin yang sama, namun keunggulan hakim atas hasil kemenangan menjadi penentu posisi. Seluruh pembalap kini fokus pada dua seri terakhir sebelum Mandalika, di mana setiap poin berarti besar bagi ambisi gelar dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya