Verdonk Dekati Sejarah dengan Assist di Liga Champions
Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk hampir mencatatkan assist pertama bagi pemain asal Indonesia di Liga Champions, meski Lille kalah dari Galatasaray.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.14 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Calvin Verdonk, pemain asal Indonesia yang membela LOSC Lille, mendekati pencapaian sejarah dalam kompetisi Eropa setelah menghadirkan peluang emas bagi timnya dalam laga kontra Galatasaray di ajang Liga Champions. Pada menit ke-32, ia menerima umpan terobosan dari Alexsandro Ribeiro dan langsung bergerak ke sisi kiri lapangan sebelum mengirim umpan silang tajam ke kotak penalti. Aksi individu tersebut mengancam gawang lawan dan menjadi momen krusial yang berpotensi mengubah sejarah.
Meski tidak berhasil mencatatkan assist resmi, umpan Verdonk memicu keributan di area berbahaya. Bola liar yang muncul dari kesalahan bek Galatasaray, Abdulkerim Bardakci, dan kiper Ugurcan Cakir, akhirnya berhasil diambil oleh Dilane Bakwa, lalu diserahkan kepada Hakon Haraldsson. Pemain Norwegia itu sempat mengelabui Gabriel Sara dengan gerakan double touch, namun tembakan melengkungnya mengenai tiang gawang, gagal menjadi gol.
Hasilnya, Lille gagal memanfaatkan peluang emas tersebut, dan akhirnya kalah 2-4 dari Galatasaray. Kekalahan ini membuat Lille tertahan di posisi ke-35 klasemen sementara Liga Champions tanpa meraih poin dari tiga pertandingan. Meski demikian, performa Verdonk tetap mencatatkan dua rekor bersejarah dalam laga ini. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil sebagai starter dan menyelesaikan pertandingan penuh selama 90 menit di kompetisi elite Eropa.
Kehadiran Verdonk di lini belakang Lille mencerminkan kemajuan pemain asal Indonesia dalam kancah sepak bola dunia. Dengan rekam jejak yang kini tercatat dalam sejarah, Verdonk menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bercita-cita bermain di level tertinggi Eropa. Meski gagal mencetak assist, aksinya tetap menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026

Martin Mundur dari MotoGP Australia Akibat Cedera Tangan
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menarik diri dari balapan MotoGP Australia 2026 setelah mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Sprint Race.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

