Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Verifikasi Developer Android Wajib Mulai September 2026

Indonesia termasuk dalam daerah pelaksanaan aturan verifikasi developer Android yang berlaku 30 September 2026 untuk meningkatkan keamanan aplikasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Verifikasi Developer Android Wajib Mulai September 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Google memperbarui kebijakan keamanan ekosistem Android dengan mewajibkan verifikasi identitas developer untuk semua aplikasi yang didistribusikan melalui toko resmi di perangkat Android. Kebijakan ini mulai berlaku pada 30 September 2026, mencakup negara-negara seperti Indonesia, Singapura, Thailand, dan Brasil, sebagai bagian dari langkah strategis untuk meminimalisasi risiko aplikasi berbahaya yang menyebar melalui anonimitas.

Aturan baru ini berlaku khusus untuk aplikasi yang diunduh melalui platform resmi, termasuk Google Play, Honor App Market, OPPO App Market, Galaxy Store, Palm Store, V-Appstore, dan GetApps. Setiap aplikasi yang terdaftar harus terhubung dengan identitas developer yang telah diverifikasi, baik melalui proses verifikasi resmi maupun mekanisme otentikasi yang disediakan oleh Google.

Untuk pengguna yang memilih mengunduh aplikasi di luar toko resmi, Google tetap memungkinkan sideloading, namun dengan proses pemeriksaan keamanan tambahan sebelum instalasi. Pengguna tingkat lanjut juga dapat menggunakan Android Debug Bridge (ADB) untuk instalasi tanpa batasan. Namun, langkah ini hanya diperuntukkan bagi pengguna yang memahami risiko keamanan terkait aplikasi tidak resmi.

Google menyediakan berbagai alat pendukung bagi pengembang, termasuk Android Developer ID Status API untuk mengecek status pendaftaran nama paket, serta Konsol Developer Android API yang memungkinkan pendaftaran dan manajemen aplikasi secara langsung dalam lingkungan pengembangan. Selain itu, pengembang pemula atau pelajar dapat menggunakan akun distribusi terbatas untuk membagikan aplikasi ke maksimal 20 perangkat tanpa biaya atau verifikasi pemerintah.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya global Google memperkuat keamanan Android, dengan rencana perluasan ke seluruh perangkat Android bersertifikasi pada tahun 2027. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem aplikasi yang lebih transparan, bertanggung jawab, dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Trump Tolak Usulan Iran Buka Selat Hormuz
Internasional

Trump Tolak Usulan Iran Buka Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari upaya menyelesaikan konflik di Timur Tengah, yang disampaikan melalui perantara Qatar di forum PBB.

27 September 2026

Berita Lainnya