Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vicky Prasetyo Ungkap Detik-detik Dede Sunandar Tersungkur di Ring Tinju

Vicky Prasetyo menceritakan kronologi saat Dede Sunandar jatuh tak sadarkan diri akibat pukulan dalam pertandingan tinju 2 lawan 1 di Jambi, menyebut kondisi korban akibat akumulasi tekanan dan kelelahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Vicky Prasetyo Ungkap Detik-detik Dede Sunandar Tersungkur di Ring Tinju📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pertandingan tinju antara Vicky Prasetyo melawan Dede Sunandar dan Bedu dalam format 2 lawan 1 di GOR Kota Jambi pada Sabtu (3/10) berakhir dengan kejadian tak terduga. Dede tiba-tiba terjatuh tak sadarkan diri setelah menerima pukulan dari Vicky, yang langsung menghentikan pertandingan dan membawanya ke rumah sakit. Insiden tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.

Vicky menjelaskan bahwa meski berstatus satu lawan dua, ia tetap merasa kewalahan karena postur tubuhnya lebih besar dan memang diharapkan bisa menang. Ia menyebut tak menyangka pukulannya akan mengenai Dede secara langsung, apalagi dalam kondisi yang tidak terduga. Menurutnya, Dede dan Bedu seharusnya lebih terjaga secara stamina karena bermain sebagai tim, namun kenyataannya tidak sesuai ekspektasi.

Ia mengungkapkan bahwa pukulan yang diterima Dede bukan hanya satu, tetapi berulang kali mengenai area rusuk dan rahang, yang menurutnya menyebabkan akumulasi tekanan fisik. Dede pun langsung mengalami blackout, wajahnya pucat dan biru, sebelum mendapat penanganan medis. Vicky mengaku panik dan menangis histeris karena teringat almarhum pelatihnya, Hero Tito, dan juga karena Dede dianggap seperti sahabat dekat.

Setelah sadar, Dede mengungkapkan alasannya tak menggunakan pelindung kepala, meski sebelumnya sempat diminta mengenakannya. Ia menyebut suasana pertandingan yang begitu meriah membuatnya terdorong untuk tampil maksimal, termasuk untuk menunjukkan performa terbaik bagi dirinya sendiri, Bedu, dan Vicky. Ia menyadari bahwa permainan di lapangan jauh berbeda dengan latihan, dan hal itu yang menyebabkan kondisi kritis yang terjadi.

Vicky menegaskan bahwa ia langsung meminta maaf setelah Dede siuman dan tetap mendampinginya hingga pulih. Ia juga menghubungi anak-anak Dede untuk memberi tahu kondisi terkini. Keduanya kini memilih untuk menjaga hubungan baik, meski insiden tersebut menjadi peringatan tentang pentingnya keselamatan dalam aktivitas fisik yang berisiko tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya