Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vierratale Kolaborasi Legendaris di Synchronize Fest 2026

Vierratale tampil spesial di Synchronize Fest 2026 bersama Kaka dan Bimbim Slank serta Mezzaluna, menghadirkan kolaborasi emosional dengan pesan kebersamaan dan harapan untuk kebangkitan bangsa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 40x dibuka
Vierratale Kolaborasi Legendaris di Synchronize Fest 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Grup musik Vierratale menampilkan penampilan istimewa dalam rangkaian Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (18/10). Di atas panggung Dynamic Stage, mereka memulai aksi dengan lagu “Seandainya”, langsung menyentuh perasaan penonton yang hadir dalam jumlah besar. Vokalis utama, Widi, menyapa audiens dengan hangat, menekankan pentingnya rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang belum seberuntung para penonton.

Dalam sambutannya, Widi mengingatkan audiens untuk tidak lupa mendoakan saudara-saudari yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Ia menyampaikan pesan dengan nada santai namun penuh makna, mengingatkan bahwa kebahagiaan yang dirasakan saat ini harus disertai rasa empati. “Jangan lupa doain saudara-saudari kalian yang tidak seberuntung kalian. Kalian di sini masih bisa kentut sambil nonton konser, masih bisa ketemu mantan mungkin,” ujarnya, disambut tawa dan tepuk tangan meriah.

Selama penampilan, Vierratale menampilkan sejumlah lagu hits seperti “Dengarkan Curhatku”, “Bersamamu” yang dibawakan bersama Mezzaluna, putri Bimbim Slank. Kolaborasi lanjutan terjadi saat Kaka Slank bergabung untuk menyanyikan “Kesepian”, dengan Widi menyapa sang legenda sebagai “super legend, the one and only”. Puncak kolaborasi terjadi saat Bimbim Slank turut tampil, berduet bersama Widi, Kaka, dan Mezzaluna dalam pembawaan lagu “I Miss U But I Hate U”, yang memicu antusiasme luar biasa dari penonton.

Penampilan ditutup dengan lagu “Jadi Yang Kuinginkan”, menjadi penutup yang menyentuh hati. Di tengah musik yang mengalun, keyboardist Kevin Aprilio mengajak semua hadirin berdoa bersama untuk kebaikan Indonesia, harapan yang diungkapkan dengan penuh keyakinan. “Semoga Indonesia bisa cepat selesai dari masalah ini,” ujarnya, menegaskan bahwa seni dan musik punya peran dalam membangkitkan semangat kolektif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya