Virtus Tekankan Keamanan Data dalam Pengembangan AI Perusahaan
Virtus menekankan pentingnya tata kelola data dan keamanan siber sebagai fondasi utama penggunaan AI di korporasi, menyusul tuntutan perlambatan pengembangan teknologi oleh kalangan teknologi global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan teknologi PT Virtus Technology Indonesia menyoroti urgensi membangun fondasi keamanan dan tata kelola data yang kuat dalam penerapan kecerdasan buatan di lingkungan korporat. Di tengah tren global yang menekankan perlambatan pengembangan AI, Virtus menegaskan bahwa efisiensi dan produktivitas yang dihasilkan oleh AI tidak hanya bergantung pada kecanggihan model, melainkan juga pada kesiapan infrastruktur dan manajemen data.
Christian Atmaja, Direktur Virtus, menyampaikan bahwa pertimbangan utama perusahaan saat ini bukan hanya kemampuan AI, tetapi juga kepastian (certainty), prediktabilitas, skalabilitas, keamanan, dan tata kelola data. Ia menekankan bahwa tanpa fondasi yang kokoh, bahkan AI dengan performa tinggi tidak akan mampu menghasilkan keputusan yang berkualitas atau berkelanjutan.
Dalam forum Media Roundtable Virtus Showcase 2026, Christian menyampaikan bahwa kompleksitas sistem IT yang meningkat, ditambah ancaman siber yang terus berkembang, mendorong perusahaan untuk memperkuat perlindungan digital. Ia menyoroti bahwa setiap lapisan sistem—mulai dari autentikasi pengguna, jalur backdoor, hingga database—berpotensi menjadi celah serangan. Oleh karena itu, solusi keamanan harus bersifat menyeluruh dan multi-lapis.
Virtus berupaya memperkaya portofolio layanan keamanannya dengan pendekatan holistik, mencakup perlindungan data, keamanan database, dan pengelolaan akses yang ketat. Menurut Christian, tidak ada satu solusi tunggal yang cukup untuk menghadapi ancaman modern; dibutuhkan pendekatan integratif yang mencakup aspek teknis maupun manajerial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

