Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vivo Luncurkan X500 Series dengan Pro Max, Teknologi Kamera dan Baterai Unggul

Vivo memperkenalkan tiga varian flagship X500 series di China, menawarkan inovasi di kamera, performa, dan daya tahan baterai, termasuk varian Pro Max dengan kapasitas 8.000 mAh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Vivo Luncurkan X500 Series dengan Pro Max, Teknologi Kamera dan Baterai Unggul📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Vivo secara resmi meluncurkan seri ponsel flagship X500 di pasar China, menawarkan tiga konfigurasi utama: standar, Pro, dan Pro Max. Peluncuran ini menandai kehadiran varian Pro Max sebagai anggota baru dalam lini produk premium, menambah pilihan bagi pengguna yang mengedepankan performa tinggi dan fitur fotografi profesional. Ketiga model dilengkapi prosesor MediaTek Dimensity 9600 Pro untuk versi Pro dan Pro Max, sementara versi standar mengandalkan Dimensity 9600M, menjamin kinerja optimal dalam berbagai aktivitas digital.

Di bidang kamera, X500 Pro Max dan Pro dibekali sensor utama 50MP dengan ukuran 1/1.28 inci dan lapisan Zeiss T, memiliki aperture tetap f/1.57 yang mendukung dynamic range hingga 17 EV. Kamera utama Pro Max dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) 3 derajat, memberikan hasil gambar stabil bahkan dalam kondisi gerakan, setara dengan penggunaan gimbal. Sementara itu, kamera telefoto periskop 200MP pada Pro Max menggunakan sensor Samsung ISOCELL HP0 1/1.4 inci dengan stabilisasi CIPA kelas profesional, mendukung zoom optik hingga 400mm melalui fitur Zeiss Telephoto Extender Gen 2.

Kapasitas baterai menjadi salah satu daya tarik utama, terutama pada Pro Max yang mengusung baterai lithium-silicon (Si-C) berkapasitas 8.000 mAh, menawarkan masa pakai ekstensif. Pro menyediakan baterai 6.510 mAh, sementara versi standar memiliki kapasitas 7.500 mAh. Semua model mendukung pengisian cepat kabel 90W dan nirkabel 40W, serta memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 dan IP69. Layar AMOLED LTPO dengan resolusi 2K dan refresh rate 144Hz menjadi standar, dengan ukuran 6,36 inci untuk Pro dan 6,85 inci untuk Pro Max, mencapai kecerahan puncak 4.500 nits.

Performa video juga menjadi sorotan, dengan dukungan perekaman sinematik slow motion 4K 240fps pada Pro dan Pro Max, serta kemampuan merekam 8K 30fps pada Pro Max. Kedua varian Pro mendukung encoding 10-bit dan sistem manajemen warna ACES, memastikan hasil visual yang kaya dan akurat. Semua ponsel berjalan pada sistem operasi OriginOS 7 berbasis Android 17, fokus pada efisiensi sumber daya dan antarmuka responsif. Harga dimulai dari 5.499 yuan (Rp14,6 juta) untuk versi standar, 6.499 yuan (Rp17,3 juta) untuk Pro, dan 6.999 yuan (Rp18,6 juta) untuk Pro Max.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya