Vokalis Avenged Sevenfold Buka Suara Soal Perubahan Tata Letak Konser di JIS
Matt Shadows mengonfirmasi jumlah penonton melebihi kapasitas awal dan menanggapi keluhan penonton terkait perubahan tata letak panggung di Jakarta International Stadium.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Vokalis Avenged Sevenfold, Matt Shadows, secara langsung merespons isu yang muncul pasca konser di Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Oktober 2026. Ia menyampaikan melalui platform komunitas daring bahwa pihaknya akan meninjau kembali kejadian terkait perubahan tata letak panggung bersama promotor acara. Matt menegaskan bahwa hubungan dengan promotor tetap positif, didukung pengalaman sebelumnya yang baik, termasuk kerja sama dengan tim teknis Midas.
Ia menjelaskan bahwa awalnya konser direncanakan untuk menampung sekitar 40 ribu penonton, sesuai dengan permohonan yang diajukan. Namun, setelah konser selesai, hasil penghitungan akhir menunjukkan jumlah penonton mencapai kisaran 43.000 hingga 44.000 orang. Matt menambahkan bahwa tiket kategori CAT 1, yang merupakan tiket dengan harga tertinggi, tidak terjual habis sebelum hari pertunjukan, sehingga memungkinkan penyesuaian layout dengan membuka area pandangan samping tambahan.
Meski demikian, sejumlah penonton yang memegang tiket CAT 1 Center mengeluhkan posisi duduk mereka yang tidak berada di tengah, melainkan berada di sisi kiri atau kanan tribun. Hal ini memicu ketidakpuasan di kalangan penggemar. Ravel Entertainment, selaku promotor, telah mencantumkan peringatan dalam pengumuman penjualan tiket bahwa denah tempat duduk bersifat acuan visual dan dapat berubah tanpa pemberitahuan, termasuk kemungkinan adanya halangan pandangan oleh struktur teknis seperti FOH.
Matt Shadows menegaskan bahwa meski ada dinamika teknis, keseluruhan pengalaman konser tetap memuaskan bagi band. Ia menyampaikan rasa antusias untuk kembali ke Indonesia di masa depan, menunjukkan bahwa keberhasilan acara tetap menjadi prioritas meski terjadi perbedaan harapan antara ekspektasi penonton dan realitas lapangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026

20 Ribu Turis Asing Sambangi Jakarta untuk Konser Kanye West
Sebanyak 20.500 penonton asing dipastikan hadir di konser Kanye West di GBK, 24 Oktober 2026, menjadi acara tunggal pertama di Indonesia dari tur globalnya.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

