Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wakapolda Sultra Imbau Siswa Jaga Masa Depan, Tegaskan Larangan Narkoba dan Bullying

Wakapolda Sultra memimpin apel pagi di SMAN 1 Kendari, ajak siswa menolak narkoba dan perundungan demi masa depan cerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 79x dibuka
Wakapolda Sultra Imbau Siswa Jaga Masa Depan, Tegaskan Larangan Narkoba dan Bullying📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Budi Hermawan, secara langsung memimpin apel pagi di SMAN 1 Kendari, menandai kehadiran jenderal bintang satu dalam aktivitas akademik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan yang mendukung visi Presiden dan inisiatif Kapolri berupa Quick Wins, dengan fokus pada pembinaan karakter peserta didik.

Dalam sambutannya yang penuh tekad, Wakapolda menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa penggunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghambat proses belajar, mengaburkan fokus, dan menghancurkan cita-cita yang telah dirancang sejak dini. “Jangan pernah mencoba, satu kesalahan bisa menghancurkan seluruh perjalanan hidup,” tegasnya di hadapan ratusan siswa.

Selain itu, ia juga menyoroti perilaku bullying yang kerap dikira sebagai lelucon. Ia menegaskan bahwa perundungan dalam bentuk apapun—fisik, verbal, atau daring—tidak dapat dibenarkan. Setiap tindakan yang merendahkan martabat manusia harus dihentikan, karena keberagaman dan saling menghargai adalah fondasi penting dalam membentuk lingkungan sekolah yang sehat.

Brigjen Budi mengapresiasi komitmen sekolah dan tenaga pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan mendukung. Ia mengajak semua pihak, termasuk orang tua, untuk bersinergi dalam memantau perubahan perilaku siswa dan mencegah gangguan keamanan serta ketertiban di lingkungan pendidikan.

Di akhir amanat, ia mengajak seluruh siswa untuk terus berprestasi, menjaga nama baik sekolah, serta berani menolak hal-hal yang merusak. Ia menekankan pentingnya memilih pergaulan dengan bijak dan menjadikan masa SMA sebagai fondasi utama menuju masa depan yang sukses dan bermartabat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya