Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Waktu Ganti Masker Saat Kabut Asap Melanda

Penggunaan masker N95 secara berulang tanpa penggantian tepat dapat mengurangi efektivitas perlindungan terhadap partikel polusi udara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.42 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 145x dibuka
Waktu Ganti Masker Saat Kabut Asap Melanda📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kualitas udara di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya memburuk akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan. Dalam kondisi ini, penggunaan masker menjadi langkah penting untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel berbahaya. Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua masker bisa digunakan terus-menerus, terlebih jika digunakan dalam waktu lama atau dalam lingkungan berpolusi tinggi.

Respirator N95, yang dianggap efektif menyaring partikel halus, memiliki batasan penggunaan yang harus diperhatikan. Menurut panduan dari lembaga kesehatan global, masker harus segera diganti jika mengalami kerusakan fisik, kotor, basah, atau tidak lagi menempel rapat pada wajah. Salah satu indikator penting adalah kondisi tali pengikat—jika sudah melar, maka keketatan masker berkurang dan risiko masuknya polusi melalui celah meningkat.

Penggunaan berulang tanpa penggantian juga dapat menurunkan efisiensi filtrasi. Studi yang dirilis dalam JAMA Network Open menunjukkan bahwa kinerja penyaringan N95 menurun seiring bertambahnya durasi pemakaian, bahkan meskipun masker terlihat utuh secara visual. Hal ini menekankan bahwa kondisi fisik tidak selalu mencerminkan kinerja penyaringan, terutama dalam penggunaan berulang seperti pada tenaga kesehatan di tempat kerja.

Oleh karena itu, masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan saat kabut asap tidak boleh mengandalkan durasi pemakaian semata. Masker sekali pakai tidak boleh dicuci atau dipanaskan untuk digunakan kembali karena proses tersebut dapat merusak struktur filter. Penggantian harus dilakukan sesuai kondisi, bukan hanya berdasarkan waktu. Pemeriksaan berkala terhadap keutuhan dan keterpasangan masker menjadi kunci utama dalam menjaga perlindungan maksimal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya