Warga Manfaatkan Kurs Dolar Brunei Naik, Raih Keuntungan Rp70,15 Juta
Sejumlah warga memanfaatkan kenaikan kurs dolar Brunei ke rupiah untuk menjual mata uang asing, mengantongi keuntungan hingga Rp70,15 juta dari penukaran 5.000 dolar Brunei.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 63x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang asing, sejumlah masyarakat memilih memanfaatkan momentum pasar dengan menjual dolar Brunei ke rupiah. Pada Senin (19/10/2026), lokasi penukaran uang di Jakarta Pusat, khususnya di area Menteng, dipadati pengunjung yang ingin menukar mata uang asing. Salah satu tempat yang ramai adalah Valuta Inti Prima (VIP) Money Changer, di mana hampir seluruh konter terisi penuh oleh warga yang ingin melakukan transaksi.
Pada pukul 11.00 WIB, kurs beli dolar Brunei mencapai Rp14.030 per dolar, jauh melampaui level normal sebelumnya yang biasanya berkisar di Rp13.000. Zulkarnaen, seorang warga berusia 35 tahun, memanfaatkan kondisi ini dengan menjual 5.000 dolar Brunei miliknya. Dengan nilai tukar tersebut, ia berhasil menerima uang tunai sebesar Rp70,15 juta, meningkat signifikan dibandingkan jika transaksi dilakukan pada kurs normal yang hanya memberikan Rp65 juta.
Kondisi ini tidak terjadi secara individu. PT Daffa Indo Valuta di Kwitang juga melaporkan lonjakan aktivitas penukaran, terutama untuk dolar Singapura. Banyak masyarakat memilih menjual mata uang tersebut karena kurs belinya juga meningkat, mencapai Rp15.950 untuk pecahan 1.000 dolar dan Rp14.000 untuk pecahan 100 dolar. Supervisor perusahaan, Aris Permana, menyebutkan sekitar 20.000 dolar Singapura telah masuk dalam transaksi sejak pagi hari.
Keputusan menjual mata uang asing di tengah fluktuasi nilai tukar dianggap strategis oleh sebagian warga. Mereka melihat peluang untuk memperoleh keuntungan dari selisih kurs, yang kemudian digunakan untuk menambah tabungan atau kebutuhan mendesak. Meski nilai rupiah melemah, hal ini justru memberikan peluang bagi pemilik aset asing untuk memanfaatkan momentum pasar secara optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Harga emas batangan Antam turun Rp10 ribu menjadi Rp2,540 juta per gram pada perdagangan Jumat, 23 Oktober.
24 Oktober 2026

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Investor global mendesak MSCI menjelaskan alasan ancaman penurunan kasta pasar modal Indonesia, menekankan perlunya transparansi dan penindakan nyata terhadap manipulasi pasar.
24 Oktober 2026

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, termasuk pengganti sekretaris jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun.
24 Oktober 2026

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Pemerintah mempercepat program E50 sebagai langkah strategis mengurangi ketergantungan impor bensin dalam lima tahun ke depan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

