Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Warga Venezuela Ditembak Agen Imigrasi Saat Mengemudi

Seorang warga Venezuela ditembak agen imigrasi saat sedang mengemudi mobil di Austin, Texas, menyebabkan kelumpuhan permanen, dan kini mendapat perlindungan hukum selama penyelidikan berlangsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 12.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Warga Venezuela Ditembak Agen Imigrasi Saat Mengemudi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pria asal Venezuela, Wilber Rafael Garces Perez (28), mengalami cedera serius akibat tembakan dari petugas imigrasi federal pada hari Minggu (20/9) di Austin, Texas. Insiden terjadi saat Perez sedang bekerja sebagai pengemudi layanan pesanan makanan dalam mobil pribadinya. Ia mengalami luka tembak pada bagian tubuh kiri yang mengakibatkan kelumpuhan permanen pada sisi tersebut, hingga kini masih menjalani perawatan medis intensif.

Menurut keterangan yang dikutip, Perez menyatakan dirinya tidak melawan dan berada dalam kondisi damai saat kejadian. Ia menekankan bahwa ia tidak melakukan tindakan provokatif dan hanya menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi. Insiden ini memicu kekhawatiran terhadap pelanggaran hak asasi manusia dalam operasi penegakan imigrasi, terutama ketika kekerasan fisik dilakukan di luar konteks keamanan publik.

Kantor Kejaksaan Travis County telah mengeluarkan permintaan resmi agar proses deportasi terhadap Perez ditunda sementara. Permintaan ini bertujuan untuk memastikan Perez tetap tersedia sebagai saksi utama dalam penyelidikan yang sedang berjalan. Pihak penegak hukum menilai kehadirannya penting guna mengungkap fakta-fakta objektif terkait kejadian tersebut.

Pengadilan juga sedang mempertimbangkan langkah hukum lanjutan, termasuk evaluasi terhadap protokol operasional petugas imigrasi dalam situasi seperti ini. Kejadian ini menjadi perhatian luas atas potensi penyalahgunaan kekuasaan dan kurangnya transparansi dalam penanganan kasus imigran.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya