Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Warisan Kebijakan Energi Harus Diteruskan Generasi Kini

Wakil Menteri ESDM menekankan pentingnya melanjutkan kebijakan berkelanjutan dari para pendahulu di sektor energi, termasuk penguasaan negara atas sumber daya alam dan subsidi tepat sasaran.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Warisan Kebijakan Energi Harus Diteruskan Generasi Kini📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Dalam peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan bahwa keberlanjutan kebijakan sektor energi Indonesia harus menjadi tanggung jawab generasi saat ini. Ia menilai bahwa para pendahulu di bidang energi telah meninggalkan fondasi strategis yang perlu dijaga dan dikembangkan, baik dalam aspek pengelolaan sumber daya maupun penerapan kebijakan sosial ekonomi. Upaya ini dilakukan melalui ziarah ke makam para Menteri Pertambangan dan Energi di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan dan refleksi.

Salah satu tokoh yang disoroti adalah Subroto, yang menjabat Menteri Pertambangan dan Energi dari 1978 hingga 1988. Menurut Yuliot, Subroto memainkan peran sentral dalam merancang struktur kebijakan dasar di Kementerian ESDM, termasuk pembinaan institusi, penegakan keberpihakan negara terhadap sumber daya alam, serta inisiasi program hemat energi. Prestasinya di tingkat internasional, seperti menjabat Sekretaris Jenderal OPEC, turut menunjukkan pengaruh besar yang ditorehkan dalam sejarah energi global.

Selain itu, Yuliot menyebut kebijakan subsidi energi yang mulai diterapkan pada masa Menteri Darwin Zahedy Saleh sebagai contoh awal dari pendekatan yang berkelanjutan. Pada era tersebut, subsidi diberikan melalui dua mekanisme: terbuka untuk BBM dan tertutup untuk LPG, dengan sistem pengawasan ketat. Pendekatan ini, menurutnya, telah menjadi dasar dari upaya mewujudkan subsidi yang lebih akuntabel dan tepat sasaran, yang masih relevan hingga kini.

Pengelolaan sektor energi Indonesia, kata dia, telah mengalami evolusi dari minyak dan gas bumi, batu bara, hingga ke mineral. Setiap periode kepemimpinan membawa tantangan dan solusi khusus yang sesuai konteks zaman. Namun, konsistensi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya, konservasi energi, serta diversifikasi pasokan tetap menjadi prinsip utama. Warisan kebijakan dari para pendahulu menjadi landasan strategis dalam menghadapi tantangan energi masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya