Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 14 Wilayah

Sejumlah daerah di Indonesia berpotensi alami hujan sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada Kamis (15/10), sesuai peringatan dini BMKG untuk periode 14–16 Oktober 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 09.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 71x dibuka
Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 14 Wilayah📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk 14 wilayah di Indonesia, termasuk sejumlah provinsi di Sulawesi Tenggara, Kalimantan, Papua, dan Sumatra. Dalam rilisnya, BMKG menetapkan status Waspada untuk Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, serta wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan akibat potensi hujan sedang hingga lebat.

Wilayah Aceh dan Sumatra Utara diberi status Siaga karena kemungkinan terjadi hujan lebat hingga sangat lebat. Tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas pada hari ini. Selain hujan, BMKG juga memperingatkan angin kencang berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan, yang dapat memicu dampak kerusakan struktur ringan hingga menengah.

Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam kondisi relatif kering, dengan hanya 5,7 persen dari total 40 Zona Musim (ZOM) masuk fase musim hujan. Curah hujan pada dasarian I hingga III Oktober 2026 diperkirakan berada dalam kategori rendah hingga menengah, yakni antara 0 hingga 150 milimeter per periode sepuluh hari.

Namun, dinamika atmosfer dalam skala pendek tetap menjadi pemicu potensi hujan lokal. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi aktif di sejumlah wilayah seperti Sumatra selatan, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Sementara gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin juga bergerak aktif di sejumlah daerah, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Interaksi gelombang ini, ditambah perlambatan angin dan suhu muka laut yang hangat, mendukung pembentukan awan hujan secara lokal.

BMKG menegaskan bahwa meski mayoritas wilayah masih kering, kemungkinan terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang tetap ada di beberapa daerah. Masyarakat di wilayah berpotensi terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau di daerah rawan banjir dan longsor.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya