Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan

WhatsApp sedang menguji fitur Restricted Chat untuk membatasi akses media dan fungsi di obrolan tertentu, dengan fokus pada keamanan dan privasi pengguna.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - WhatsApp kini tengah menguji fitur baru bernama Restricted Chat, yang dirancang untuk memperketat kontrol atas interaksi dalam obrolan tertentu. Fitur ini merupakan evolusi dari Advanced Chat Privacy, dengan tujuan mencegah pengguna melakukan tindakan seperti menyimpan media secara otomatis atau mengekspor isi obrolan ke perangkat lain. Pengguna yang terlibat dalam obrolan terbatas tidak bisa menyimpan foto atau video tanpa izin eksplisit.

Selain pembatasan penyimpanan, fitur ini juga menonaktifkan akses ke berbagai fitur lanjutan, termasuk integrasi dengan Meta AI, penggunaan WhatsApp Web, dan aplikasi desktop. Notifikasi akan muncul secara otomatis dalam obrolan saat fitur ini diaktifkan, memberi tanda bahwa percakapan berada dalam mode terkendali. Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko penyalahgunaan data melalui aplikasi pihak ketiga atau bot AI.

Fitur Restricted Chat bersifat opsional dan tidak aktif secara default. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui menu "Chat Info" di dalam obrolan individu. Saat ini, fitur ini hanya tersedia bagi pengguna yang bergabung dalam program beta WhatsApp, dengan versi aplikasi Android 2.26.39.11 dan iOS 26.319.10.20. Pengaktifan fitur ini tidak otomatis terjadi pada semua percakapan, sehingga pengguna tetap memiliki kendali penuh atas keamanan komunikasi mereka.

Meskipun fitur baru ini membatasi beberapa fungsi, WhatsApp menegaskan bahwa semua pesan dan panggilan tetap dilindungi oleh enkripsi end-to-end, menjaga privasi data secara penuh. Rencana peluncuran secara umum belum diumumkan secara resmi, tetapi kemungkinan akan dilakukan setelah uji coba berjalan lancar dan hasilnya menunjukkan efektivitas dalam memperkuat privasi pengguna.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya