Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Widodo Cahyono Putro Harapkan Momentum Emas 1991 Terulang di Final 2026

Legenda Timnas Indonesia berharap kemenangan dramatis atas Thailand di SEA Games 1991 bisa menjadi inspirasi saat final FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Jakarta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Widodo Cahyono Putro Harapkan Momentum Emas 1991 Terulang di Final 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Legenda sepak bola Indonesia, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan harapan besar agar sejarah manis saat menundukkan Thailand di final SEA Games 1991 bisa kembali terjadi dalam laga puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan final yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB, dinilainya sebagai momen bersejarah yang layak diperjuangkan. Ia sendiri pernah menjadi bagian dari kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu.

Dalam pernyataannya melalui media sosial PSSI, Widodo menekankan pentingnya membangkitkan semangat dan kepercayaan diri dari warisan prestasi masa lalu. Ia menyebut medali emas SEA Games 1991 sebagai bukti bahwa Indonesia mampu meraih hasil gemilang dalam kompetisi besar. “Saya pelakunya di Manila tahun itu, saat menang adu penalti atas Thailand. Medali emas itu. Mudah-mudahan momentumnya bisa menular,” ujarnya.

Namun, Widodo tetap menekankan perlunya kewaspadaan terhadap Thailand, yang dikenal dengan strategi bermain terstruktur dan akurasi umpan tinggi. Ia menilai Thailand tidak bergantung pada kecepatan atau fisik eksplosif, melainkan kemampuan mengatur ritme pertandingan dan menyelesaikan serangan dengan presisi. “Mereka punya keunggulan dalam final pass dan pengaturan permainan. Timnas Indonesia harus disiplin, baik dalam transisi menyerang maupun bertahan,” kata dia.

Kepastian timnas Indonesia lolos ke final berasal dari kemenangan dramatis 9-2 atas Bangladesh, yang memastikan posisi puncak Grup A berkat produktivitas gol lebih unggul dibanding Malaysia. Sementara Thailand telah mengamankan tempat di final lebih awal setelah dua kemenangan beruntun di fase grup, meski kalah 1-2 dari Filipina dalam laga terakhir Grup B.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya