Wisata Sejarah dan Kuliner Halal Menyuguhkan Makau yang Lebih Dalam
Ruins of St Paul’s menjadi pusat wisata Makau yang menawarkan pengalaman sejarah, arsitektur kolonial, dan kuliner halal dalam satu destinasi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Di balik kemewahan kasino dan hotel mewah yang kerap menjadi ikon Makau, tersembunyi sebuah destinasi yang menyimpan lapisan sejarah dan budaya yang kaya. Ruins of St Paul’s, sisa dari Gereja Santo Paulus yang dibangun pada abad ke-16, menjadi simbol penting dari masa kolonial Portugis di wilayah tersebut. Bangunan yang kini berupa reruntuhan megah ini bukan sekadar objek wisata, melainkan saksi bisu pertemuan budaya Tiongkok dan Eropa yang membentuk identitas unik Makau.
Kawasan ini menawarkan pengalaman mendalam bagi pelancong yang ingin memahami latar belakang historis wilayah yang menjadi jembatan perdagangan antara Asia dan Eropa. Dari arsitektur khas Barok hingga ornamen yang menggabungkan elemen Tiongkok, setiap detail di reruntuhan mencerminkan perpaduan budaya yang langka. Kini, tempat tersebut menjadi landmark utama yang menarik minat wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Tidak kalah menarik, sekitar area reruntuhan juga berkembang sebagai pusat kuliner halal yang ramah bagi wisatawan Muslim. Banyak restoran dan kafe di sekitar lokasi menyediakan makanan bergelar halal, termasuk hidangan lokal seperti bakso, nasi goreng, dan kue tradisional yang telah disesuaikan dengan standar kehalalan. Hal ini menunjukkan upaya penyesuaian destinasi wisata agar lebih inklusif tanpa mengorbankan keaslian budaya lokal.
Tujuan utama pengembangan kawasan ini adalah memperluas daya tarik Makau sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya mengandalkan perjudian, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan budaya yang mendalam. Dengan menggabungkan sejarah, arsitektur, dan kuliner halal, Ruins of St Paul’s kini menjadi simbol baru dari Makau yang seimbang antara masa lalu dan masa kini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kafein dalam Soda Bisa Pengaruhi Otak dan Tidur Anak
Studi menemukan kafein dari minuman bersoda berdampak pada durasi tidur dan struktur otak anak usia 9–11 tahun, meski hubungan belum terbukti sebab-akibat.
24 Oktober 2026

Kuliner Pemicu Ekonomi Kreatif Terbesar di Nasional
Subsektor kuliner menjadi kontributor utama ekonomi kreatif nasional, disusul fashion dan kriya, dengan pemerintah mendorong peningkatan kualitas, promosi digital, dan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
23 Oktober 2026

Little Bandung Hadir di Blok M, Ramaikan Kuliner Jakarta
Program pop-up 'Little Bandung' di Pasaraya Blok M menghadirkan lima kuliner legendaris Bandung untuk dinikmati warga Jakarta selama 23–25 Oktober 2026.
23 Oktober 2026

7 Lokasi Jajanan Pasar Autentik di Jakarta yang Wajib Dicoba
Tujuh tempat jajanan pasar tradisional di Jakarta menawarkan beragam kue basah khas dengan cita rasa yang membangkitkan kenangan masa kecil.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

