Xiaomi 18 Fold Pimpin Peringkat Performa dengan Chip O3 Sendiri
Ponsel lipat Xiaomi 18 Fold mengungguli pesaing dengan skor Antutu 4,62 juta berkat chip XRING O3 buatan internal.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.28 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 94x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Xiaomi 18 Fold berhasil menempati posisi teratas dalam peringkat performa AnTuTu untuk ponsel Android kelas premium pada periode September 2026, mencatat skor rata-rata mencapai 4.620.886 poin. Prestasi ini diraih berkat penggunaan chip XRING O3 yang dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan, menandai langkah signifikan dalam strategi otomotif teknologi Xiaomi. Ponsel ini tidak hanya menjadi perangkat pertama dengan chip buatan sendiri yang masuk daftar teratas, tetapi juga mampu melampaui berbagai model unggulan lain yang mengandalkan prosesor dari merek lain.
Dalam peringkat tersebut, Xiaomi 18 Fold unggul atas ponsel berbasis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 terbaru, termasuk perangkat iQOO 16 yang menempati posisi kedua dengan skor 4.449.925 poin. Selisih antara keduanya mencapai 170.961 poin, atau sekitar 3,7 persen, menunjukkan keunggulan signifikan XRING O3 dalam hal kinerja komputasi dan efisiensi energi. Pencapaian ini menegaskan kemampuan Xiaomi dalam merancang solusi silicon yang mampu bersaing di level global.
Perangkat yang digunakan dalam pengujian memiliki spesifikasi tinggi, termasuk RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB, yang mendukung kinerja optimal selama pengujian berlangsung dari tanggal 1 hingga 30 September. Skor tersebut diukur menggunakan versi AnTuTu V12, alat standar yang dikenal akurat dalam menilai performa sistem secara menyeluruh. Keberhasilan ini juga menandai pertama kalinya chip buatan Xiaomi berhasil mengungguli chipset premium dari Qualcomm dan MediaTek dalam uji kinerja kelas atas.
Keunggulan ini tidak hanya berdampak pada reputasi teknologi Xiaomi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam inovasi perangkat mobile. Dengan pencapaian ini, Xiaomi menegaskan komitmen untuk mengembangkan ekosistem teknologi mandiri, termasuk dalam ranah prosesor. Tujuan jangka panjangnya adalah membangun independensi dari pemasok luar, sekaligus memberikan pengalaman pengguna terbaik melalui integrasi hardware dan software yang sinergis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

