Yum Cha Hadir di Li Lian Park Hyatt Jakarta
Li Lian Park Hyatt Jakarta perkenalkan pengalaman Yum Cha, tradisi makan Kanton dengan dim sum segar tanpa batas dan suasana elegan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Li Lian di Park Hyatt Jakarta kini menghadirkan pengalaman kuliner autentik lewat konsep Yum Cha, tradisi makan khas Kanton yang menekankan kebersamaan dan kehangatan di meja makan. Pengalaman ini dirancang untuk memperkuat nilai-nilai sosial melalui santapan, di mana tamu dapat menikmati beragam hidangan sambil berbincang dengan keluarga, teman, atau rekan kerja. Suasana elegan dan pemandangan kota Jakarta dari ketinggian lantai 19 menjadi latar sempurna bagi momen bersantap yang tak terlupakan.
Setiap hidangan dalam Yum Cha disiapkan secara segar sesuai pesanan, menjamin kualitas dan kesegaran tinggi. Pengunjung dapat menikmati dim sum yang tidak terbatas, termasuk berbagai varian khas Kanton seperti har gow, siu mai, dan char siu bao, yang disajikan dengan sentuhan teknik tradisional. Semua menu dibuat di bawah pengawasan Executive Chinese Chef Tan Kwang Aik, yang membawa keahlian mendalam dalam memadukan rasa dan teknik masakan Kanton secara presisi.
Keunikan Yum Cha terletak pada filosofi menyantap yang santai namun penuh perhatian terhadap detail. Setiap suapan dirancang untuk menghadirkan harmoni rasa dan tekstur, memungkinkan tamu merasakan kekayaan budaya kuliner melalui pengalaman langsung. Dengan mengusung konsep “makan bersama, berbagi cerita”, Li Lian menghadirkan ruang di tengah kota yang tidak hanya memuaskan selera, tetapi juga memperkuat hubungan sosial.
Pengalaman ini menjadi wadah bagi pecinta kuliner untuk mengeksplorasi tradisi makan Kanton dalam format modern dan aksesibel. Dengan pilihan menu yang variatif dan penyajian yang rapi, Li Lian menegaskan komitmennya terhadap keaslian dan kualitas. Yum Cha bukan sekadar santapan, melainkan ritual budaya yang dibawa ke tengah kota Jakarta dengan gaya yang elegan dan otentik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Puncaki Dunia Soal Jumlah Kedai Kopi
Indonesia menduduki posisi teratas global dengan lebih dari 461 ribu lokasi kafe dan warung kopi berdasarkan data pemetaan global hingga November 2025.
8 Oktober 2026

Rahang Tuna, Lezat dari Hasil Laut Sorong
Rahang tuna bakar menjadi ikon kuliner Sorong, menawarkan rasa gurih dan tekstur lembut yang memikat wisatawan dan warga setempat.
8 Oktober 2026

Indonesia Puncaki Dunia dengan Ratusan Ribu Kedai Kopi
Indonesia menduduki peringkat pertama global sebagai negara dengan jumlah lokasi kafe dan warung kopi terbanyak, berdasarkan data pemetaan hingga November 2025.
8 Oktober 2026

Minum Air Rebusan Daun Pepaya: Potensi dan Batasan Ilmiah
Air rebusan daun pepaya diklaim memiliki manfaat kesehatan, namun bukti ilmiahnya masih terbatas dan tidak boleh menggantikan pengobatan medis.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

