Yusuf Jauhari Dilantik Wamenhan Bidang Logistik dan Teknologi
Marsekal TNI Yusuf Jauhari resmi menjabat Wakil Menteri Pertahanan untuk bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi dalam pelantikan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 31x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Marsekal TNI Yusuf Jauhari secara resmi mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertahanan pada Kamis, 15 Oktober 2026, dalam upacara pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Jabatan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026, yang menetapkan pengangkatan empat wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029. Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Jauhari menjabat khusus di bidang logistik, industri pertahanan, serta pengembangan teknologi militer.
Pelantikan dilakukan secara serentak dengan tiga wakil menteri lainnya, yang seluruhnya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden. Dalam prosesi tersebut, Prabowo Subianto membacakan bagian penting dari sumpah, termasuk komitmen untuk taat kepada Undang-Undang Dasar 1945 dan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh kejujuran demi kemaslahatan bangsa dan negara. Upacara ini menjadi momen penting dalam penegakan tanggung jawab birokrasi tingkat tinggi di sektor pertahanan.
Yusuf Jauhari, lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) angkatan 1990, memiliki rekam jejak panjang dalam karier militer dan manajemen strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara. Pengalaman bertahun-tahun di bidang logistik, pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista), serta pengelolaan industri pertahanan menjadi modal utama dalam menjalankan tugas barunya. Dalam perannya sebagai Wamenhan, ia diharapkan mampu mempercepat transformasi sistem pertahanan nasional melalui inovasi dan efisiensi operasional.
Tugas utama yang diemban Yusuf Jauhari mencakup pengawasan terhadap rantai pasokan logistik militer, percepatan produksi dalam negeri alat utama sistem senjata, serta penguatan kapasitas teknologi pertahanan berbasis riset dan inovasi. Dengan latar belakang militer yang kuat dan pengalaman teknis di bidang industri, ia diharapkan menjadi penopang utama dalam memperkokoh kedaulatan pertahanan negara secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

