
Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026
Pantauan harga nikel dunia (LME) dan Harga Patokan Mineral (HPM) ESDM — 30 hari terakhir.
| Tanggal | LME (US$/ton) | HPM ESDM (US$/ton) |
|---|---|---|
| 31 Agustus 2026 | US$ 16.526 | US$ 14.345 |
| 30 Agustus 2026 | US$ 16.418 | US$ 14.340 |
| 29 Agustus 2026 | US$ 16.286 | US$ 14.335 |
| 28 Agustus 2026 | US$ 16.137 | US$ 14.330 |
| 27 Agustus 2026 | US$ 15.980 | US$ 14.325 |
| 26 Agustus 2026 | US$ 15.824 | US$ 14.320 |
| 25 Agustus 2026 | US$ 15.679 | US$ 14.315 |
| 24 Agustus 2026 | US$ 15.553 | US$ 14.310 |
| 23 Agustus 2026 | US$ 15.453 | US$ 14.305 |
| 22 Agustus 2026 | US$ 15.385 | US$ 14.300 |

Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026

Menteri ESDM membidik penerimaan negara bukan pajak dari batu bara tembus Rp165 triliun pada 2026, lebih tinggi dari target APBN, demi menopang defisit subsidi BBM.
24 Oktober 2026

Kuasa hukum PT Kristalin Ekalestari menyoroti proses penertiban tambang di Nabire yang dinilai tidak transparan, sekaligus meminta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Satgas PKH.
23 Oktober 2026

Nilai ekspor batu bara dan nikel Indonesia melonjak hingga akhir 2026, mendorong Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor mineral mencapai Rp 165 triliun, melampaui target awal.
23 Oktober 2026