8.000 Koperasi Desa Siap Salurkan Pupuk Subsidi
Pemerintah mulai operasionalkan 8.000 koperasi desa untuk percepatan distribusi pupuk subsidi langsung ke petani tanpa perantara.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.21 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 108x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi meluncurkan operasional serentak 8.000 koperasi desa (Kopdes) Merah Putih pada Kamis (15/10), sebagai langkah strategis memperpendek rantai distribusi pupuk subsidi ke petani. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa distribusi pupuk harus berlangsung langsung dari pabrik ke Kopdes, kemudian langsung ke petani, tanpa melalui intermediari yang memperlambat proses. Ia meminta PT Pupuk Indonesia mengawal proses ini secara ketat agar ketersediaan pupuk terjamin sesuai kebutuhan musim tanam.
Amran menekankan bahwa Kopdes Merah Putih bukan hanya sebagai saluran distribusi pupuk, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengelolaan hasil panen. Koperasi diharapkan mampu menjadi pembeli langsung gabah, kedelai, dan komoditas pangan lain dari petani sebelum diserap oleh Perum Bulog. Dengan demikian, sistem yang dibangun dinilai lebih efisien, mengurangi biaya logistik, serta meningkatkan kepastian harga bagi petani.
Untuk mendukung operasional, pemerintah telah menyiapkan berbagai komoditas subsidi, termasuk pupuk, gula, minyak goreng, gas LPG, dan beras SPHP dari Bulog. Pada tahap awal, sekitar 29 ribu dari 35 ribu unit Kopdes yang ditargetkan telah siap beroperasi, sementara 8 ribu unit menjadi fokus utama dalam pengisian pasokan. Penyelenggaraan monitoring massal dilakukan oleh perwakilan kementerian, panglima kodam, gubernur, dan bupati untuk memastikan kinerja Kopdes berjalan optimal.
Pemerintah menetapkan masa pemantauan intensif selama satu bulan, dengan posko pengawasan 24 jam di Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Laporan harian disusun setiap sore, dan jika ditemukan hambatan, pejabat tingkat nasional siap turun langsung ke lapangan. Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa semua elemen pemerintah daerah dan pusat wajib mendukung agar sistem ini berjalan mulus dan mampu menjangkau seluruh petani di seluruh wilayah Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

