Bellingham Pertahankan Perjuangan Tim Meski Tuchel Kritik Performa
Gelandang Real Madrid Jude Bellingham menegaskan kerja keras seluruh pemain Inggris layak diapresiasi, meski pelatih Thomas Tuchel menilai performa tim di bawah standar usai menang atas Norwegia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.35 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 5x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Kemenangan 2-1 atas Norwegia di Stadion Miami pada Sabtu, 11 Juli 2026, memastikan Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026, namun tidak mengurangi kekecewaan pelatih Thomas Tuchel terhadap permainan tim. Ia menilai tim tampil ceroboh, lambat dalam transisi, dan terlalu banyak melakukan kesalahan teknis, meski hasil akhir tetap menguntungkan. Tuchel menegaskan bahwa kemenangan itu bukan cerminan performa yang memuaskan.
Respons langsung dari pemain kunci, Jude Bellingham, muncul dalam beberapa kesempatan pasca-laga. Meski awalnya menjawab singkat, Bellingham kemudian menjelaskan bahwa penilaian terhadap permainan harus dipahami dalam konteks beratnya laga—120 menit bermain dalam suhu tinggi melawan skuad Norwegia yang diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Antonio Nusa, dan Alexander Sorloth. Ia menilai Tuchel mungkin belum merasakan langsung tekanan yang dirasakan para pemain di lapangan.
Bellingham menekankan bahwa setiap pemain telah mengerahkan kemampuan terbaiknya. Ia menilai kerja keras seluruh tim layak dihargai, terlepas dari kritik terhadap kualitas permainan. Dua golnya menjadi penentu kemenangan, namun ia menekankan bahwa kemenangan itu tidak hanya hasil individu, melainkan hasil kolaborasi dan ketahanan fisik serta mental yang tinggi.
Tuchel sendiri menanggapi perbedaan pendapat dengan menegaskan bahwa ia tidak menyangkal komitmen pemain. Ia menyatakan Bellingham benar dalam menilai kerja keras tim, namun tetap menekankan perlunya peningkatan kualitas permainan jika Inggris ingin meraih trofi. Ia menyoroti pentingnya memperbaiki transisi dan akurasi teknis menghadapi Argentina di semifinal.
Perbedaan penilaian ini mencerminkan dinamika antara kinerja pemain dan ekspektasi pelatih. Sementara para pemain merasa perjuangan mereka telah diakui, Tuchel tetap fokus pada proses dan kualitas, bukan hanya hasil. Kini, fokus tim beralih sepenuhnya ke pertandingan semifinal, dengan harapan dapat menunjukkan perbaikan yang signifikan atas kritik yang disampaikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Scaloni Tekankan Profesionalisme Hadapi Inggris di Semifinal
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan laga lawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 bukan tentang sejarah, melainkan kompetisi sepak bola yang harus dihadapi dengan profesionalisme.
25 September 2026

Jokowi Langsung ke GBK Dukung Timnas vs Singapura
Presiden Joko Widodo tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikan langsung laga pembuka Timnas Indonesia kontra Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
25 September 2026

3.852 Personel Amankan Laga Indonesia vs Singapura di GBK
Sebanyak 3.852 personel gabungan dikerahkan untuk menjamin keamanan pertandingan Timnas Indonesia melawan Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
25 September 2026

Laos dan Myanmar Pimpin Klasemen Sementara ASEAN Cup 2026
Dua tim dari kawasan ASEAN, Laos dan Myanmar, meraih kemenangan perdana dan berada di puncak klasemen sementara Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang atas Brunei dan Timor Leste.
25 September 2026
Berita Lainnya

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Jumat, 25 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

