Ben Gvir Tegaskan Tepi Barat Milik Israel Sepenuhnya
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menegaskan seluruh wilayah Tepi Barat adalah milik negara Israel, menolak pembagian wilayah menurut kesepakatan Oslo II.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, menyatakan secara tegas bahwa seluruh wilayah Tepi Barat, termasuk area yang dikelola secara berbeda menurut kesepakatan Oslo II, merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Israel. Dalam wawancara dengan media lokal, ia menolak keberlakuan pembagian Area A, B, dan C, menegaskan bahwa semua wilayah tersebut merupakan milik penuh Israel.
Ia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan hukum atau administratif antara ketiga area tersebut, sekaligus menegaskan klaim kepemilikan atas wilayah tersebut sebagai bagian dari identitas negara. "Tidak ada perbedaan antara Area A, B, dan C. Semuanya milik kami. Ini adalah tanah kami," tegas Ben Gvir, yang kembali menegaskan sikapnya yang keras terhadap otoritas Palestina.
Dalam kesempatan yang sama, Ben Gvir menyatakan niatnya untuk membubarkan Otoritas Palestina jika berhasil terpilih sebagai menteri pertahanan. Ia juga menyampaikan rencana untuk mendorong migrasi warga Palestina, dengan menyebut bahwa sekitar 60 persen dari mereka secara sukarela ingin meninggalkan wilayah tersebut. Ia menyatakan akan mengelola proses tersebut secara sistematis, termasuk mengadakan pertemuan rutin setiap minggu untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil.
Pernyataan ini muncul menjelang pemilihan Knesset pada 27 Oktober, di mana kekuatan politik koalisi pemerintah mengalami penurunan menurut hasil jajak pendapat terbaru. Di tengah dinamika politik tersebut, Ben Gvir memperkuat posisinya dengan menekankan kebijakan yang pro-Israel dan menantang status quo. Ia juga sering mengunjungi Masjid Al Aqsa dan melakukan ritual keagamaan di Tembok Barat, yang menjadi simbol ketegangan sektarian dan politik di Yerusalem Timur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Liburan ke China Naik 33%, Biaya dan Prosedur Wisatawan Indonesia
Minat wisatawan Indonesia ke China meningkat 33% pada semester I 2026, didorong akses penerbangan yang memadai dan biaya perjalanan terjangkau, dengan prosedur visa yang bisa dilakukan secara online.
5 Oktober 2026

Inherit Siap Tayang di Jakarta World Cinema 2026
Film horor Thailand Inherit karya Banjong Pisanthanakun akan menjadi penutup Jakarta World Cinema 2026 dengan penayangan perdana di bioskop dan platform daring.
5 Oktober 2026

Ed Sheeran Beberkan Dampak Konflik Keluarga Akibat Isu Palestina
Ed Sheeran mengungkapkan perpecahan dengan sepupunya, Jethro Sheeran, akibat kebijakan mengekspulsikan Macklemore dari tur karena dukungan terhadap Palestina, sambil menyampaikan dampak emosional dan sosial dari konflik tersebut.
5 Oktober 2026

AS Tarik Semua Bomber dari Pangkalan Inggris Akibat Ancaman Teror
Penarikan seluruh pesawat B-1 dari RAF Fairford dilakukan menyusul penangkapan warga ganda Inggris-Iran terkait rencana serangan, sementara ketegangan di Selat Hormuz terus memburuk dengan serangan kapal tanker.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Musk dan Tokoh Teknologi Bantu Pentagon Rancang Perang Masa Depan
Senin, 5 Oktober 2026, 17.58 WITA

Penurunan Populasi Jepang Ditetapkan sebagai Krisis Nasional
Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA

Impor BBM Tanpa Tender, Pemerintah Jaga Stok Nasional
Senin, 5 Oktober 2026, 17.54 WITA

Menkeu Lantik 17 Pejabat, Tekankan Penuntasan APBN 2026 dan Persiapan 2027
Senin, 5 Oktober 2026, 17.53 WITA

Letjen Saleh Mustafa Pensiun Dini Usai Dilantik Jadi Wamentan
Senin, 5 Oktober 2026, 17.53 WITA

Dudung Serahkan Jabatan KSP ke Listyo Sigit dengan Pesan Strategis
Senin, 5 Oktober 2026, 17.53 WITA

Pengusaha Miras Diduga Sumbang Rp30 Juta untuk CSR Palsu
Senin, 5 Oktober 2026, 17.52 WITA

Saleh Mustafa Resmi Mundur dari TNI Setelah Dilantik Jadi Wamentan
Senin, 5 Oktober 2026, 17.52 WITA

